Persib Bandung Siapkan Pengganti David da Silva, Ini Sosoknya
Pemain anyar pengganti David da Silva itu adalah Uilliam Barros Pereira. Ia adalah striker asal Brasil berusia 30 tahun.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Persib Bandung diam-diam tengah menyiapkan pemain anyar pengganti david da silva sebagai striker dalam menghadapi kompetisi musim depan.
Pasalnya, David da Silva dirumorkan akan meninggalkan Persib Bandung pada akhir musim ini meski kontraknya masih menyisakan satu musim.
Berdasarkan rumor yang beredar di media sosial, David da Silva akan meninggalkan Persib Bandung dengan membela Malut United bersama Ciro Alves dan Tyronne del Pino Ramos.
Pemain anyar pengganti david da silva itu adalah Uilliam Barros Pereira. Ia adalah striker asal Brasil berusia 30 tahun.
Kabar bergabungnya Uilliam Barros ramai dibicarakan setelah Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan mengunggah postingan stories di akun instagram pribadinya.
Dalam unggahannya Adhitia menuliskan kalimat 'wilujeng sumping' yang berarti selamat datang dengan berlatar warna hijau, kuning dan biru yang mengindikasikan itu sebagai bendera Brasil.
Selain itu, Adhit juga menambahkan foto boneka asal Brasil dan sebuah jalan tol yang bertuliskan 'Baros' dengan menyertakan kata 'done' yang artinya selesai.
Tak ayal, unggahan Adhitia memunculkan banyak spekulasi. Sebagian besar menduga bahwa kode yang dimunculkan merujuk pada sosok penyerang asal Brasil, yakni Uilliam Barros.
Berdasarkan data yang diperoleh, Uilliam Barros sebelumnya bermain bersama klub Kuwait dengan membela Al-Fahaheel SC. Kontraknya akan berakhir pada 30 Mei 2025.
Selain berposisi utama sebagai striker, pemain dengan tinggi badan 1,82 sentimeter ini juga bisa bermain di sayap kanan maupun sayap kiri.
Namun melihat data dari Transfermarkt, tidak diketahui statistik sang pemain bersama klub itu. Yang jelas, ia pernah bermain untuk sejumlah klub dari negara Brasil, Arab Saudi hingga akhirnya ke Kuwait.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti

