Persib Kelahiran 14 Maret 1933 Lebih Diakui Dibandingkan Persib 1919
Persib kelahiran 14 Maret 1933 lebih diakui dibandingkan Persib 1919 yang ditetapkan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Persib kelahiran 14 Maret 1933 lebih diakui dibandingkan Persib 1919 yang ditetapkan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).
Terbukti, banyak pihak merayakan hari jadi Persib yang lahir pada 14 Maret 1933 dibandingkan Persib kelahiran 5 Januari 1919. Salah satunya Askot PSSI Kota Bandung.
Selain melakukan ziarah ke makam Ibrahim Iskandar yang merupakan mantan Ketua Persib pada 1951-1957 dan makam Ir Soeratin Sosrosoegondo yang merupakan pendiri PSSI di TPU Sirnaraga, Bandung, Askot PSSI Kota Bandung menggelar syukuran di Gedung Asprov PSSI Jawa Barat dengan mengundang para mantan penggawa termasuk mantan pelatih Persib.
Bahkan, karangan bunga ucapan selamat HUT ke-91 Persib bertebaran. Seperti halnya dari Viking Persib Club, Bomber hingga beberapa instansi, ormas dan beberapa Perkumpulan Sepak Bola (PS) Bandung.
Ketua Umum Askot PSSI Kota Bandung, Yoko Anggasurya memastikan pihaknya akan tetap menganggap Persib lahir pada 14 Maret 1933 meski sudah diubah PT PBB menjadi 5 Januari 1919.
“Kalau dari 36 PS, tetep panceg 14 Maret 1933. Kami masih berkoordinasi, semoga bertemu titik yang bagus. Bahwa sesuai dengan statement pak Glenn (Direktur Utama PT PBB) bahwa tidak akan mempermasalahkan hari lahir tanggal berapa, bulan berapa, tahun berapa pun,” kata Yoko di sela-sela perayaan Hari Jadi Persib ke-91 di Gedung Asprov PSSI Jawa Barat, Jalan Lodaya, Kota Bandung, Kamis 14 Maret 2024 malam.
Yoko pun berencana akan melayangkan gugatan kepada PT PBB apabila bersikeras menjadikan Persib lahir pada 5 Januari 1919.
“Selain hari jadi, kita akan menggugat masalah perpindahan Persib Gurame ke PT PBB, amatir ke badan hukum. Dan satu lagi pembina usia 18, sesuai perjanjian di 2009, bahwa itu dikembalikan ke PSSI Kota Bandung,” tegasnya.
Perwakilan dari PS Nusa Raya, Budi Agung menambahkan bahwa pihaknya memerlukan kepastian terkait hari jadi ini. “Mudah-mudahan sampai last minute, kita masih ada kesempatan kita masih bisa bersinergi khusus masalah hari jadi. Tapi kalau pun tidak. Kita secara hukumnya ada,” tambah Budi Agung.
Selain Askot PSSI Kota Bandung, perayaan hari jadi Persib pada 14 Maret 2024 ini dilakukan beberapa komunitas suporter fanatik Persib Bandung. Dari mulai membagikan takjil hingga tausiyah.
Selain itu beberapa di antaranya juga merayakan hari jadi ke-91 Persib ini dengan melakukan konvoi dan membakar flare serta kembang api di fly over Mochtar Kusumaatmadja (Pasupati) hingga membuat arus lalu lintas tersendat. (muhammad ginanjar)
Editor : Doni Ramdhani


