Persib Tegaskan Sikap Anti Rasisme, Sepak Bola Disebut Bahasa Pemersatu
Persib menyebut sepak bola seharusnya menjadi bahasa pemersatu bagi semua kalangan, bukan justru menjadi alat yang memecah belah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Klub sepak bola Persib Bandung menyampaikan pesan tegas terkait penolakan terhadap tindakan rasisme di dunia sepak bola. Melalui unggahan di media sosial resminya, Persib menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi rasisme baik di stadion maupun di media sosial.
Dalam pernyataan tersebut, Persib menyebut sepak bola seharusnya menjadi bahasa pemersatu bagi semua kalangan, bukan justru menjadi alat yang memecah belah.
“Sepak bola adalah bahasa pemersatu, bukan alat pemecah belah,” tulis Persib dalam unggahan tersebut.
Klub berjuluk Maung Bandung itu juga mengingatkan bahwa tindakan rasisme tidak memiliki tempat di lingkungan suporter, khususnya di kalangan Bobotoh yang dikenal sebagai pendukung setia Persib.
Menurut Persib, nilai kebersamaan dan saling menghargai harus menjadi bagian dari identitas suporter. Dengan menjunjung tinggi persaudaraan, atmosfer sepak bola diharapkan tetap positif dan penuh sportivitas.
“Rasisme tidak memiliki tempat di stadion, di media sosial, apalagi di dalam hati seorang Bobotoh. Mari saling menghargai, karena persaudaraan lebih abadi daripada rivalitas,” demikian pesan yang disampaikan Persib.
Pesan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pencinta sepak bola agar menjaga sikap saling menghormati, baik saat mendukung tim di stadion maupun saat berinteraksi di dunia digital.
Melalui kampanye ini, Persib berharap sepak bola tetap menjadi ruang yang aman, inklusif, dan mampu mempererat persatuan di antara para pendukung maupun masyarakat luas.
Unggahan tersebut juga disertai tagar #WeArePERSIB yang menegaskan komitmen klub untuk terus membangun solidaritas serta semangat persatuan dalam dunia sepak bola Indonesia.
Editor : Firda Rachmawati

