Kapten Arema Johan Farizi Sebut 'Biasa Saja' Menatap Duel Krusial Lawan Persib

Jelang duel Arema FC vs Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 Indonesia, kapten Singo Edan Johan Farizi mengaku 'biasa saja'. Maksudnya?

Kapten Arema Johan Farizi Sebut 'Biasa Saja' Menatap Duel Krusial Lawan Persib
Arema FC akan meladeni Persib Bandung dalam duel krusial Liga 1. Kapten Johan Farizi anggap 'biasa saja'.

INILAHKORAN, Bandung Duel krusial Arema FC vs Persib Bandung ternyata disikapi biasa saja sang kapten Singo Edan, Johan Farizi.

Arema FC akan meladeni Persib dalam pekan ke-30 Liga 1 Indonesia di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Rabu 9 Maret 2022.

Johan Farizi tak menampik, laga ini sangat menentukan kans Arema dan Persib untuk menjuarai Liga 1 Indonesia musim ini.

Baca Juga: Harga Daging Sapi Tinggi, RPH Milik Pemkab Cirebon Sepi

Arema masih di posisi ketiga klasemen sementara, terpaut dua poin dari Persib di posisi kedua dan lima poin dari sang pemuncak, Bali United.

Johan Farizi mengaku persiapan dilakukan secara normal meski Persib merupakan penghuni peringkat dua klasemen sementara Liga 1 2021/2022.

Bahkan tidak terkalahkan dalam tujuh laga sebelumnya.

"Kita ya latihan normal saja, seperti biasanya," kata Johan Farizi dalam prematch press conference virtual, Selasa 8 Maret 2022.

Baca Juga: Tiga Syarat Adopsi Anak dalam Islam Menurut Penjelasan Ustadz Abdul Somad, Salah Satunya Soal Hak Waris

Meski demikian, Johan Farizi memastikan kemenangan tetap menjadi incaran.

Terlebih, Arema FC juga berkeinginan menggeser posisi Persib dan menjaga jarak lebih tipis dengan Bali United yang merupakan pemuncak klasemen sementara.

"Persiapan seperti biasa, recovery, latihan dan mempersiapkan lawan Persib besok. Motivasinya tentu semua pemain Arema ingin mendapatkan tiga poin besok," tegasnya.

Terkait mengenai striker Persib David da Silva, sang kapten Arema FC ini memastikan seluruh pemain tim Maung Bandung akan diwaspadainya.

Baca Juga: PTM 50 Persen di Kota Cimahi Mulai Berjalan, Kadisdik Tekankan Vaksinasi Bagi Para Siswa

"Karena 11 pemain lawan 11, semua pemain harus diwaspadai karena sepak bola 11 melawan 11," katanya.***(Muhammad Ginanjar)


Editor : inilahkoran