Pertahanan Persib Bandung Mulai Rapuh, Ini Jawaban Bojan Hodak

Lini pertahanan Persib Bandung kini menjadi sorotan. Bahkan dianggap mulai rapuh. Dalam dua pertandingan terakhir, gawang Maung Bandung kebobolan empat gol. 

Pertahanan Persib Bandung Mulai Rapuh, Ini Jawaban Bojan Hodak
Pelatih Persib Bojan Hodak mengakui sepanjang musim ini para pemainnya bermain tanpa kesalahan hingga akhirnya hanya kebobolan 14 gol sebelum empat gol disarangkan di dua laga terakhirnya. (dok)

INILAHKORAN.ID - Lini pertahanan Persib Bandung kini menjadi sorotan. Bahkan dianggap mulai rapuh. Dalam dua pertandingan terakhir, gawang Maung Bandung kebobolan empat gol. 

Masing-masing dua gol saat Persib Bandung mengalahkan Bali United 3-2 dan dua gol lainnya saat imbang 2-2 melawan Dewa United.

Pelatih Persib Bojan Hodak mengakui sepanjang musim ini para pemainnya bermain tanpa kesalahan hingga akhirnya hanya kebobolan 14 gol sebelum empat gol disarangkan di dua laga terakhirnya. 

“Pertandingan terakhir (melawan Bali United), kami kebobolan dua gol dengan sepuluh orang. Jadi, ini tidak sama saat anda bermain dengan sepuluh dan sebelas orang,” ujar Bojan, Rabu (22/4/2026). 

Namun saat melawan Dewa United, pelatih asal Kroasia ini tak mau membahas dua gol yang berhasil diciptakan Banten Warriors. 

Bojan Hodak memastikan akan melaporkan dua gol yang dicetak Alex Martins dan Ricky Kambuaya tersebut ke I League selaku operator kompetisi dan PSSI. 

“Saya tidak ingin memberikan komentar tentang kedua gol tersebut karena saya akan menyebutkan hal ini dalam laporan kepada (ofisial) tentang wasit,” katanya.

Pelatih berkepala plontos itu memastikan tidak berpikir bahwa dua gol yang dicetak Dewa Unites merupakan sebuah permasalahan.

“Hal ini terkadang terjadi, tapi pada akhirnya saya cukup senang dengan cara para pemain bertahan bermain,” tegasnya.

Meski kebobolan empat gol dalam dua pertandingan, Persib masih menjadi tim paling minim kebobolan. Bahkan tim berjulukan Maung Bandung ini masih berada di puncak klasemen sementara Super League 2025/2026.


Editor : Doni Ramdhani