Pesan Almarhum Syekh Ali Jaber: Ini Amalan Pembuka Rezeki di Waktu Sahur

Syekh Ali Jaber sempat memberikan tentang amalan yang bisa dilakukan saat waktu saur agar rezeki makin mengalir.

Pesan Almarhum Syekh Ali Jaber: Ini Amalan Pembuka Rezeki di Waktu Sahur

INILAHKORAN - Syekh Ali Jaber pernah mengingatkan umat Muslim agar tidak melewatkan sebuah amalan yang sangat dianjurkan, terutama di waktu sahur saat bulan Ramadhan. Amalan ini bukan hanya mendatangkan keberkahan, tetapi juga membuka pintu rezeki dari Allah SWT.

Menurut Syekh Ali Jaber, Ramadhan adalah kesempatan emas untuk mengamalkan amalan pembuka rezeki ini. Sayang sekali jika seorang Muslim menyia-nyiakannya, padahal Allah SWT telah menjanjikan limpahan rezeki bagi mereka yang melaksanakannya.

"Di mana saja kita berada, Allah akan mendatangkan rezeki kepada kita," ujar Syekh Ali Jaber.

Sholat Malam dan Istighfar sebagai Kunci rezeki

Salah satu amalan yang dapat membuka pintu rezeki adalah sholat malam. Namun, tidak dapat dimungkiri bahwa rasa kantuk sering kali menjadi penghalang bagi seseorang untuk menjalankannya.

Bagi mereka yang sulit bangun untuk sholat malam, Syekh Ali Jaber memberikan solusi alternatif yang tidak kalah istimewa dalam menarik rezeki, yaitu memperbanyak istighfar saat sahur.

"Kalau Anda tidak sholat malam, jangan tinggalkan istighfar di waktu sahur," pesannya.

Waktu Terbaik untuk Beristighfar

Syekh Ali Jaber menyarankan agar istighfar dilakukan sekitar 30 menit sebelum azan Subuh, karena pada waktu tersebut Allah SWT menurunkan rahmat-Nya. Ia bahkan menegaskan bahwa jika harus memilih antara berbagai amalan seperti membaca Al-Qur’an, sholat malam, atau dzikir, maka istighfar tetap menjadi yang utama.

"Boleh membaca Qur’an, boleh sholat malam, boleh dzikir, boleh apa pun, tapi yang terbaik adalah istighfar. Fokus hanya istighfar," ungkapnya.

Keutamaan Istighfar di Waktu sahur

Menjelang Subuh, terdapat waktu yang disebut sahar, yaitu saat Allah SWT mencurahkan rahmat dan ampunan-Nya. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak istighfar serta memanjatkan doa agar memperoleh keberkahan hidup dan kelapangan rezeki.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang mengucapkannya pada waktu pagi dengan penuh keyakinan, lalu ia meninggal pada hari itu sebelum sore, maka ia termasuk penghuni surga. Dan barang siapa yang mengucapkannya pada waktu malam dengan penuh keyakinan, lalu ia meninggal sebelum pagi, maka ia termasuk penghuni surga." (HR. Bukhari)

Berikut bacaan dari Sayyidul Istighfar.

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَىٰ عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.

Latin: Allahumma anta rabbī, lā ilāha illā anta, khalaqtanī wa anā ‘abduka, wa anā ‘alā ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu, a‘ūdzu bika min syarri mā shana‘tu, abū’u laka bini‘matika ‘alayya, wa abū’u bidzanbī, faghfir lī, fa innahu lā yaghfirudz-dzunūba illā anta.

Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada ilah (yang berhak disembah) selain Engkau. Engkau telah menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada di atas janji dan ikatan dengan-Mu sesuai kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku, dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Engkau."

Maka dari itu, memperbanyak istighfar di waktu sahur bukan hanya membuka pintu rezeki, tetapi juga menjadi amalan yang mendekatkan seseorang kepada surga. Semoga kita semua dapat memanfaatkan kesempatan berharga ini di bulan Ramadhan dan seterusnya.


Editor : Firda Rachmawati