Pilih Muhaimin Iskandar Jadi Cawapres, Pakar Menilai Anies Baswedan Bisa Rebut Hati Nahdliyin
Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar kini resmi menjadi pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden pasca deklarasi yang dilakukan di Surabaya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Sudah ada pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden yang telah mendeklarasikan diri yakni Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar kini resmi menjadi pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden pasca deklarasi yang dilakukan di Surabaya.
Terkait figur Anies Baswedan ini, Pakar politik dari Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat Asrinaldi pun buka suara.
Asrinaldi menyebut sosok Anies Baswedan bisa merebut hati warga Nahdlatul Ulama atau Nahdliyin setelah menggandeng Muhaimin Iskandar sebagai bakal calon wakil presiden.
"Ketika Cak Imin (Muhaimin Iskandar) ditegaskan sebagai calon wakil presiden, saya yakin pemilih-pemilih PKB akan memilih Anies pula," tutur Asrinaldi.
Asrinaldi mengatakan Nahdliyin yang sebelumnya menjatuhkan pilihan kepada Prabowo Subianto bisa saja menyeberang atau berpindah ke Anies Baswedan.
Hal itu lantaran mantan Gubernur DKI Jakarta itu berpasangan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Menurut Asrinaldi, ketika ada tawaran atau pembicaraan politik mengenai pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin untuk maju pada pesta demokrasi lima tahunan, PKB langsung merespons dengan baik.
Dipilihnya Muhaimin Iskandar sebagai pasangan Anies Baswedan diyakini tidak lepas dari kekuatan atau basis NU maupun PKB yang selama ini dikenal solid.
"Bisa jadi Surya Paloh memahami bahwa suara Prabowo yang naik itu berkat kaum Nahdliyin atau pemilih tradisional PKB," ucapnya dikutip dari Antara.
Editor : Yosep Saepul Ramadan

