PKB Jabar Luncurkan 200 Ambulans Gratis untuk Digunakan Masyarakat di 27 Kabupaten/Kota
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Provinsi Jawa Barat secara resmi meluncurkan 200 unit Mobil Siaga dan Ambulans dalam program Gerak Tanggap Darurat (GTD), yang dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat di 27 kabupaten/kota.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Provinsi Jawa Barat secara resmi meluncurkan 200 unit Mobil Siaga dan ambulans dalam program Gerak Tanggap Darurat (GTD), yang dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat di 27 kabupaten/kota.
Peluncuran dilakukan disertai dengan senam pagi bersama, yang diikuti para kader PKB di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Minggu 18 Mei 2025.
Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar dalam sambutannya secara daring mengatakan, program GTD adalah refleksi dari politik yang berpihak, bukan yang sekadar menjanjikan.
“PKB tidak hadir hanya saat pemilu, tapi saat rakyat benar-benar membutuhkan. GTD adalah gerakan moral dan tanggung jawab sosial kita bersama,” tegas Gus Muhaimin.
Wakil Ketua Umum DPP PKB Hanif Dhakiri menambahkan, ambulans program GTD ini tidak hanya di Jabar. Pihaknya juga meminta supaya kader mereka baik di DPR RI, DPRD provinsi serta kabupaten/kota untuk turut menyediakan guna melayani masyarakat.
"ambulans ini adalah kendaraan kehidupan, hadir ketika rakyat membutuhkan, hadir di detik-detik krusial di mana kecepatan bisa menyelamatkan nyawa," ucapnya.
Pihaknya berharap, gagasan dari DPW PKB Jabar ini dapat menular di daerah lain, dengan menyiadakan unit ambulans fasilitas lengkap secara gratis untuk masyarakat.
Terkait 200 ambulans di Jabar ini, total Rp91 miliar dikucurkan untuk kendaraan dan operasional selama lima tahun ke depan. Sehingga, masyarakat yang menggunakan kata dia tidak perlu lagi membayar sepeser pun.
"Termasuk biaya supir dan kebutuhan lainnya. Bila ada yang masih memungut biaya, masyarakat bisa melapor ke nomor hotline yang telah disediakan. Layanan ini dipastikan gratis dan terbuka bagi siapa saja yang membutuhkan," kata dia.
Jumlah 200 unit ambulans di Jabar ini sambung dia, berpotensi terus bertambah. Sesuai dengan jumlah kader PKB yang ada di parlemen.
"Nantinya, setiap kabupaten/kota akan mendapatkan ambulans sesuai dengan jumlah anggota DPRD yang mewakili daerah tersebut, belum termasuk dari DPR RI maupun kepala daerah," ucapnya.
Sementara Wakil Ketua Umum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal, mengapresiasi gebrakan DPW PKB Jabar. Terlebih ambulans ini siaga 24 jam, untuk melayani masyarakat.
"Sebagai informasi, hotline Gerakan Tanggap Darurat PKB dapat dihubungi melalui nomor 0812-2222-333 dan siap siaga selama 24 jam," ujarnya.
Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda menuturkan, pihaknya siap mendampingi dan berkolaborasi dengan Pemprov Jabar dalam pelayanan kesehatan publik.
"Termasuk dalam pengadaan ambulans ini, sebagai bagian dari agenda besar yang belum tuntas di wilayah ini. Tagline kami adalah Jawa Barat Emergency, PKB Beraksi. Bentuk kolaborasinya akan kami diskusikan lebih lanjut dengan Pemda. Ini adalah bentuk nyata kontribusi PKB terhadap pemerintah daerah," kata Huda.
Sebab menurutnya pemerintah tidak akan mampu bekerja sendiri, mengingat penduduk Jabar 50 juta jiwa lebih. Sehingga dibutuhkan kolaborasi dengan banyak pihak, termasuk PKB.
"PKB hadir dan siap menjadi bagian dari solusi. Ketika ditanya soal dinamika di DPRD Jawa Barat, kami juga siap untuk melihat dan merespons situasi, termasuk yang berkaitan dengan pengawasan dan pemanfaatan fasilitas publik seperti gedung DPRD," tuturnya.
Mobil siaga dan ambulans GTD ini melibatkan sekitar 600 relawan medis. Dimana sejatinya GTD ini sudah terbentuk sejak 2019 silam oleh kader PKB yang aktif dalam bidang sosial, kesehatan dan kebencanaan.
Peluncuran 200 mobil ini merupakan ekspansi besar yang menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi pertama, dengan armada kemanusiaan partai terbesar di Indonesia.
“Ini bukan gimmick politik. Ini adalah komitmen solidaritas voluntarisme dan investasi sosial jangka panjang dari PKB untuk rakyat Jawa Barat,” tandasnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti


