Setahun Hadir, 250 Ambulans PKB Jabar Layani 79.630 Masyarakat, Ini Pesan Cak Imin

PKB Jabar tidak hanya memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam pelayanan kemanusiaan. 

Setahun Hadir, 250 Ambulans PKB Jabar Layani 79.630 Masyarakat, Ini Pesan Cak Imin
PKB Jabar tidak hanya memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam pelayanan kemanusiaan. 

INILAHKORAN.ID - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat tidak hanya memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam pelayanan kemanusiaan. 

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar menegaskan, seluruh gerakan sosial dan kemanusiaan yang dilakukan kader PKB harus berlandaskan semangat pengabdian dan kesukarelawanan, bukan kepentingan politik sesaat.

"Perintah dari kecil yang sudah kita jadikan pegangan sehari-hari, yang menjadikan kita terus bergerak tanpa pamrih. Dengan keyakinan penuh pengabdian kepada Allah SWT melalui perjuangan kemanusiaan," kata Muhaimin dalam gelaran PKB Jabar Fest dan Inagurasi DPAC PKB se-Jawa Barat di Youth Center Arcamanik, Kota Bandung, Minggu (14/6/2026).

Pria yang akrab disapa Cak Imin itu menilai, semangat membantu sesama tanpa mengharapkan balasan menjadi fondasi utama yang harus terus dijaga oleh seluruh kader dan relawan PKB.

"Dengan semangat kesukarelawanan, dengan semangat membantu dan menolong orang lain tanpa sedikit pun berharap untuk mendapatkan timbal balik. dan itulah yang akan membawa diri kita, keluarga kita masyarakat kita kepada kebahagiaan dan kesejahteraan dunia dan di akhirat," ujarnya.

Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda menjelaskan, gelaran ini bagian dari peringatan hari jadi sejumlah lembaga keumatan yang selama ini bergerak membantu masyarakat Jawa Barat.

"Tajuknya 'Padamu Jawa Barat PKB Berkhidmat'. Ini aniversary beberapa lembaga keumatan yang hampir ada yang 6 tahun, ada yang 7 tahun, mengabdi untuk berkhidmat ke masyarakat di Jawa Barat," ujar Huda.

Menurutnya, program ambulans yang baru memasuki usia satu tahun telah menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat. Berdasarkan laporan yang diterima, sebanyak 250 armada ambulans PKB Jabar telah melayani puluhan ribu warga di berbagai daerah.

"Khusus untuk ambulans, ini aniversary yang pertama. Hasil report dari perjalanan ambulans ini selama 1 tahun melayani 79.630 warga seluruh Jawa Barat. Ini angka yang cukup besar, ini kira-kira, perkhidmatan yang bisa dilakukan oleh kader-kader PKB di Jawa Barat. Semoga spirit ini terus bisa kita jaga, relawan terus semangat untuk bisa membantu pelayanan di Jawa Barat," katanya.

Selain ambulans, PKB Jawa Barat juga memiliki program Food Bank yang telah berjalan selama tujuh tahun dan tersebar di berbagai wilayah.

"Nah, ada lembaga keumatan yang lain, misalnya Food Bank. Food Bank ini aniversary-nya yang ke-7. Selama ini kita beli, membela usaha warungan, menebar kebaikan. Jadi Food Bank ini berjalan juga di seluruh Jawa Barat," ujarnya.

Huda menegaskan, tema "Padamu Jawa Barat PKB Berkhidmat" merupakan refleksi dari kiprah lembaga-lembaga sosial yang dibangun dan dijalankan PKB untuk membantu masyarakat.

"ambulans yang kita punya 250 ini, Alhamdulillah bisa berjalan dengan baik. Jadi ini 'Padamu Jawa Barat PKB Berkhidmat' adalah momen peringatan ulang tahun dari lembaga-lembaga keumatan yang dimiliki oleh PKB Jawa Barat," katanya.

Melihat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan ambulans gratis, PKB Jawa Barat berencana menambah jumlah armada pada tahun-tahun mendatang.

"Ya, ada. Kebetulan ambulans-ambulans ini teman-teman yang anggota DPR RI pusat belum kita minta. Oleh karena itu, mulai tahun ini teman-teman anggota dewan di tingkat pusat kita minta untuk bisa membantu minimal 1, kalau bisa 2 ambulans, untuk menambah armada," ujar Huda.

Menurutnya, hasil evaluasi di lapangan menunjukkan kebutuhan ambulans masih sangat besar, terutama untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dan transportasi medis darurat.

"Karena setelah kita cek di lapangan memang kebutuhan masyarakat cukup luar biasa. Oleh karena itu nanti kita akan dorong," katanya.

Meski telah memiliki 250 unit ambulans, Huda mengakui kebutuhan pelayanan di Jawa Barat yang berpenduduk hampir 50 juta jiwa tidak mungkin ditanggung oleh satu organisasi politik saja.

"Ya, sebenarnya dengan jumlah penduduk hampir 50 juta memang, ikhtiar kita tidak cukup oleh PKB. Kita berharap semua organisasi kemasyarakatan juga bisa mengambil inisiatif kerja-kerja pelayanan dan kepedulian lain," ujarnya.

Selain kegiatan sosial, PKB Jabar Fest juga menjadi momentum konsolidasi organisasi melalui inagurasi DPAC PKB se-Jawa Barat.

Huda menyebut jumlah pengurus DPAC yang tersebar di Jawa Barat mencapai 11.632. Namun karena keterbatasan tempat, setiap PAC hanya mengirimkan lima orang perwakilan.

"DPAC ini jumlahnya 11.632 di seluruh Jawa Barat. Tadinya mau saya undang semua, tapi karena situasi akhirnya diwakili masing-masing PAC se-Jawa Barat hanya 5 orang," katanya.

Ia menegaskan, arahan Ketua Umum PKB menjadi pijakan baru dalam membangun kekuatan partai di tingkat akar rumput. Ke depan, konsolidasi tidak lagi berfokus di tingkat kabupaten dan kota, melainkan langsung menyasar kecamatan.

"Nah sebagaimana tadi perintah Ketua Umum (Muhaimin Iskandar), kita ingin aktivitas konsolidasi PKB ke depan tidak lagi di level kabupaten, tapi kita ingin konsolidasi sudah di level kecamatan-kecamatan di seluruh Jawa Barat," sambungnya.

Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari strategi PKB memperkuat jaringan politik, sekaligus memperluas pelayanan kemanusiaan hingga menjangkau masyarakat di tingkat paling bawah. ***


Editor : JakaPermana