Pemerintah Pikirkan Aspek Keselamatan Pembangunan Trase Baru dan Leuweung Batutulis

Pembangunan trase Batutulis dan Leuweung Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan masih berjalan,

Pemerintah Pikirkan Aspek Keselamatan Pembangunan Trase Baru dan Leuweung Batutulis
. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim saat meninjau proyek trase baru dan Leuweung Batutulis pada Sabtu (13/6/2026) sore../Istimewa

INILAHKORAN.ID - Pembangunan trase Batutulis dan Leuweung Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan masih berjalan, Pemkot Bogor juga berikhtiar memastikan aspek keselamatan teknis selama pembangunan. Kemudian pantauan di lapangan pada Minggu (14/6/2026), sepanjang jalan raya dekat proyek trase Batutulis banyak berserakan tanah dari truk proyek.

"Untuk trase Batutulis kami sudah meninjau ke lapangan kemarin. Memastikan aspek keselamatan teknis pembangunan trase baru. Bahwa sambil proses pembangunan terus berjalan, kami juga melakukan evaluasi berbagai langkah untuk melaksanakan treatment teknis di ujung jalan yang nantinya akan terintegrasi dengan Leuweung Batutulis yang juga sedang dalam pengerjaan oleh Pemkot Bogor," ungkap Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim melalui pesan WhatsApp pada Minggu (14/6/2026).

Dedie menjelaskan, sehingga nanti kalau ada pembongkaran, warga tetap aman. Makanya dirinya mengusulkan untuk sekalian saja dibebaskan agar nanti ujung jalan trase baru ini lebarnya kurang lebih sama dengan yang di depan, jangan mengecil ke belakang.

"Pembebasan beberapa lahan milik warga ini dilakukan untuk mempertimbangkan aspek keselamatan teknis. Saya minta Pak Camat, Pak Lurah, dan teman-teman PUPR kembali menghitung kemudian mengusulkan," jelasnya.

Dedie menegaskan, samping aspek keselamatan, estetika antara trase baru dengan Leuweung Batutulis juga menjadi aspek yang perlu diperhatikan.
Sehingga pembangunan trase baru oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pembangunan Leuweung Batutulis oleh Pemkot Bogor ini ke depan tidak menyisakan persoalan baru.

"Pengerjaan sudah lebih cepat 4 persen dari target. Alhamdulillah, ini juga patut disyukuri, mungkin karena curah hujan agak berkurang. Biasanya curah hujan tinggi, tetapi sekarang kelihatannya kondisi cuaca cukup kondusif. Ke depan mudah-mudahan juga tetap kondusif," terang Dedie.

Dedie membeberkan, setelah trase baru dan Leuweung Batutulis selesai dikerjakan, maka sesuai yang disampaikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kawasan ini akan menjadi satu kesatuan yang terintegrasi dengan Museum Pajajaran.

"Ada museum, ada leuweung, ada trase baru, ada taman, dan lain sebagainya, termasuk ada Stasiun Batutulis. Ini menjadi lokasi yang strategis dan indah," pungkasnya.***


Editor : JakaPermana