Polandia vs Slovakia, Menanti Taji Lewandowski
TENTU saja, Polandia akan kembali bergantung sosok Robert Lewandowski di Euro 2020. Tapi, bagaimana jadinya ketika sang striker megabintang itu melempem?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
TENTU saja, Polandia akan kembali bergantung sosok Robert Lewandowski di Euro 2020. Tapi, bagaimana jadinya ketika sang striker megabintang itu melempem?
Paolo Sousa tak menampik tim asuhannya begitu berharap tuah Lewandowski. Termasuk, saat melakoni laga pembuka kontra Slovakia, Senin (14/6) malam WIB.
"Dia striker terbaik dunia. Dan kami tak mau membantah betapa besar perannya di tim ini," ujar Sousa.
Lewandowski adalah alasan utama di balik moncernya performa Polandia pada babak kualifikasi. Berkat ketajamannya, Polandia sukses mengumpulkan 25 poin dari 10 kali penampilannya, dengan rincian delapan kali menang, sekali imbang, dan sekali menderita kekalahan. Catatan yang cukup baik sebagai modal untuk tampil di babak utama.
Lewandowski juga begitu gemilang di level klub. Lebih dari satu dasawarsa terakhir membela Bayern Muenchen, ia mampu mencetak 240 gol lebih, dengan rincian masing-masing selalu mencetak 40 gol atau lebih dalam enam tahun terakhir.
Dilansir Opta, musim lalu ia mencatatkan diri sebagai pemain tersubur Eropa dengan torehan serupa, yakni mencetal 40 gol dari 34 kali penampilannya. Itu adalah torehan kelimanya secara beruntun karena mampu mencetak 40 gol atau lebih setiap musim.
Pemain berusia 27 tahun ini juga mampu mencetak 42 gol dalam 51 penampilannya pada musim 2015/16. Setahun berselang, Robert Lewandowski mampu membuat rekor pribadi dengan mencetak gol paling banyak sepanjang kariernya dalam satu musim, 43 gol dalam 47 penampilannya.
Eks penggawa Borussia Dortmund ini juga mampu mencetak 41 gol di musim 2017/18, menorehkan 40 gol musim 2018/19, dan mengulang catatan serupa pada musim 2019/20 dan 2020/21.
"Dia brilian, dia yang terbaik di dunia di posisinya. Saya rasa, dia akan selalu menjadi perhatian utama bagi lawan-lawan kami," lanjut Sousa.
Sementara itu menilik materinya di Euro 2020, timnas Slovakia termasuk tim rombongan orang tua yang kosmopolitan karena diperkuat sangat banyak pemain "asing".
Timnas Slovakia membawa skuad berisi 26 pemain ke Euro 2020 dengan rataan umur 28,2 tahun, paling uzur setelah duo Belgia dan Swedia (29,2).
Hal menarik, Pasukan Elang juga tim kosmopolitan karena terdiri atas banyak pemain yang memperkuat klub luar negeri.
Sebanyak 96,2 persen anggota skuad Slovakia membela klub asing, yang menjadi persentase komposisi tertinggi bersama Finlandia.
Cuma eks pemain Manchester City, Vladimir Weiss, satu-satunya anggota yang membela klub lokal, Slovan Bratislava.
Materi sarat pengalaman dan kosmopolitan ini dipilih guna mewujudkan misi lolos ke fase gugur secara beruntun sebagai target realistis. (bsf)
HEAD TO HEAD
16/11/13: Polandia 0-2 Slovakia
26/05/12: Polandia 1-0 Slovakia
15/10/09: Polandia 0-1 Slovakia
16/10/08: Slovakia 2-1 Polandia
08/02/07: Polandia 2-2 Slovakia
LIMA LAGA TERAKHIR POLANDIA
08/06/21: Polandia 2-2 Islandia
02/06/21: Polandia 1-1 Rusia
01/04/21: Inggris 2-1 Polandia
29/03/21: Polandia 3-0 Andorra
26/03/21: Hongaria 3-3 Polandia
LIMA LAGA TERAKHIR SLOVAKIA
06/06/21: Austria 0-0 Polandia
01/06/21: Slovakia 1-1 Bulgaria
31/03/21: Slovakia 2-1 Rusia
28/03/21: Slovakia 2-2 Malta
25/03/21: Siprus 0-0 Slovakia
PRAKIRAAN PEMAIN
Polandia (4-4-2)
Szczesny (GK) Piatkowski, Glik, Bednarek, Bereszynski (B) Krychoqiak, Klich, Zielinski, Puchacz (T) Lewandowski, Jozwiak
Pelatih: Paulo Sousa
Slovaki (4-2-3-1)
Dubravka (GK) pekarik, Satka, Skriniar, Hubocan (B) Kucka, Benes (cdm) Haraslin, Hamsik, Mak (T) Duda (D)
Pelatih: Pavel Hapal
Editor : Bsafaat

