Polda Jabar Terapkan Status Siaga 1 Usai Aksi Unjuk Rasa, Fokus pada Keamanan di Cirebon
Polda Jawa Barat (Jabar) mengumumkan status Siaga 1 menyusul sejumlah aksi unjuk rasa yang terjadi di beberapa daerah, terutama di wilayah hukum Jabar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Polda Jawa Barat (Jabar) mengumumkan status Siaga 1 menyusul sejumlah aksi unjuk rasa yang terjadi di beberapa daerah, terutama di wilayah hukum Jabar.
Penetapan status tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolda Jabar Nomor STR/428/VIII/PAM.1.3./2025 yang ditujukan kepada seluruh Polres di jajaran Polda Jabar.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa status Siaga 1 ini merupakan langkah lanjutan setelah menerima arahan dari Mabes Polri.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan Surat Telegram Nomor STR/2444/VIII/OPS.1.3./2025 pada 29 Agustus 2025, yang menginstruksikan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa yang meluas serta potensi kerusuhan massa.
"Seluruh personel Polres dan Polda Jabar kini berada di mako masing-masing dalam keadaan siaga penuh untuk memantau dan mengawal situasi yang berkembang," ujar Kombes Hendra, Sabtu (30/8/2025).
Hendra juga mengungkapkan hasil pantauan situasi Kamtibmas di wilayah Jabar sejak Jumat (29/8) hingga Sabtu (30/8). Meskipun sebagian besar daerah terpantau aman dan kondusif, ada pergerakan massa yang menjadi perhatian khusus, terutama di kantor DPRD Cirebon.
“Secara umum, situasi di beberapa tempat sangat terkendali, baik kemarin maupun hari ini. Namun, ada pergerakan dari sopir ojek online (ojol) dan mahasiswa di Cirebon Kota yang kami awasi dengan seksama," tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Hendra mengimbau masyarakat, khususnya pengemudi ojol dan mahasiswa, untuk tidak terprovokasi dan ikut serta dalam aksi yang berpotensi menimbulkan kerusuhan.
"Kami mengingatkan agar tidak mengikuti ajakan provokatif yang pada akhirnya akan merugikan masyarakat dan negara," tegasnya.
Editor : Firda Rachmawati

