Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Penembakan Air Gun di Bandung

Tiga remaja mengalami luka dan sebagian masih dirawat setelah menjadi korban penembakan empat orang tidak dikenal dengan mengunakan aifsoft gun di kawasan logam buahbatu

Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Penembakan Air Gun di Bandung
Polsek Buahbatu ciduk dua terduga pelaku penembakan dengan air gun di Buahbatu

INILAHKORAN.ID  -  Aksi penembakan menggunakan senjata bertenaga angin atau air gun terjadi di Jalan logam, Kota Bandung, pada Rabu 3 Desember 2025 sore. 

Tiga remaja menjadi korban dalam insiden penembakan tersebut saat tengah berkendara pulang menggunakan sepeda motor.

Penembakan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di depan Masjid Al Hidayah. Saat itu, korban bersama dua temannya melihat empat orang yang diduga pelaku berdiri di sisi kanan jalan. 

Tanpa alasan jelas, salah satu pelaku tiba-tiba mengarahkan senjata air gun dan melepaskan tembakan ke arah korban.

Pelaku dilaporkan menembakkan lima peluru secara beruntun. Tiga proyektil mengenai ketiga korban, dua di bagian kaki dan satu di bagian kepala. 

Usai beraksi, keempat pelaku langsung melarikan diri dengan berlari meninggalkan lokasi kejadian.

Tak berselang lama, Unit Reskrim Polsek buahbatu bergerak melakukan penyelidikan. Pada Kamis 4 Desember 2025 malam, polisi berhasil menangkap dua orang yang diduga sebagai pelaku penembakan tersebut.

Kapolsek Buahbatu, Kompol Rezky Kurniawan, mengatakan penangkapan dilakukan berdasarkan perintah langsung Kapolrestabes Bandung. Ia memastikan barang bukti telah diamankan.

“Kami dari Polsek Buahbatu atas perintah langsung dari Kapolrestabes Bandung telah mengamankan dua orang terduga pelaku terkait kasus penembakan airsoft gun yang terjadi di Jalan Logam,” kata Rezky, Jumat 5 Desember 2025.

Rezky menambahkan, selain senjata air gun, petugas juga menemukan sajam yang diduga dibawa para terduga pelaku. 

"Untuk saat ini terduga pelaku sudah kami amankan beserta para saksi. Kami juga temukan ada sajam dan juga senjata yang digunakan. Saat ini kami sedang melaksanakan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Hingga kini, motif penyerangan dan penembakan belum diungkap dan para korban tengah dalam perawatan medis atas luka yang diderita.


Editor : Ahmad Sayuti