Polisi Telusuri Jejak Pemilik Rumah Lama Terkait Temuan Tengkorak di Duren Sawit
Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur tengah menelusuri riwayat kepemilikan sebuah rumah di Jalan Nusa Indah 4, Malaka Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur tengah menelusuri riwayat kepemilikan sebuah rumah di Jalan Nusa Indah 4, Malaka Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur usai ditemukannya tengkorak yang diduga merupakan bagian kepala manusia, pada Rabu (7/5) lalu.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly menyatakan, pihaknya kini fokus mencari keberadaan pemilik rumah sebelumnya untuk mengungkap asal-usul tengkorak tersebut. “Kami masih mendalami dan mencari keberadaan pemilik rumah pertama dan kedua. Ini bagian dari proses penyelidikan,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (10/5).
Diketahui, rumah tersebut telah berganti kepemilikan setidaknya tiga kali. Pemilik awal berinisial I menjual rumah kepada M pada tahun 2011. Informasi yang dihimpun, I sebenarnya sudah mengetahui keberadaan tengkorak tersebut sejak hendak pindah rumah, namun tidak menginformasikannya kepada M.
Selanjutnya, M menempati rumah dari 2011 hingga 2014 sebelum menjualnya kepada A. Pemilik ketiga itu tinggal di rumah tersebut hingga tahun 2020. Sejak saat itu, rumah tersebut disewakan hingga Februari 2025 dan kini dalam kondisi kosong.
Temuan tengkorak terjadi ketika A memerintahkan tukang bangunan untuk memperbaiki plafon dapur yang sudah rusak. Saat proses renovasi berlangsung, tukang bangunan menemukan tengkorak tersebut sekitar pukul 13.30 WIB.
“Tahun 2020 rumah disewakan, namun data penyewa sampai Februari 2025 tidak diketahui secara pasti. Bahkan pemilik rumah A pun tidak memiliki data lengkap tentang penyewa tersebut,” kata Nicolas.
Kepolisian telah memeriksa tiga orang saksi, termasuk pemilik rumah pertama (I), pemilik terakhir (A), serta ketua RT setempat. Selain itu, olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan secara menyeluruh di seluruh bagian rumah.
“Hasil olah TKP hanya menunjukkan satu bagian tengkorak, tidak ditemukan bagian tubuh lainnya,” ungkap Nicolas.
Saat ini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri, Kramat Jati, untuk memastikan identitas tengkorak, usia, serta waktu kematian. Penyelidikan terus berlanjut sembari menanti hasil dari tim ahli.
Editor : Firda Rachmawati

