Polisi Tengah Memburu Pengeroyokan Dua Pelajar SMP di Cianjur

Polisi Tengah Memburu Pengeroyokan Dua Pelajar SMP di Cianjur
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID - Polres Cianjur tengah mendalami soal kasus penganiayaan sadis dengan korbannya dua orang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Cianjur, berinisial MR dan AS, yang belum lama ini terjadi.

Aksi penganiayaan itu terekam dalam video viral di media sosial. Dalam video yang beredar, sejumlah remaja melakukan penganiayaan terhadap korban hingga menyebabkan luka memar di sekujur tubuh dan keluhan pusing.

Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Fajri Amelia Putra, menyatakan bahwa Polisi sudah menerima laporan dari keluarga korban. 

“Korban sudah membuat laporan resmi terkait penganiayaan yang dilakukan sejumlah remaja terhadap dirinya. Korban mengalami luka memar dan mengeluhkan pusing setelah mendapat perlakuan tersebut,” ujarnya, saat dihubungi, Sabtu (18/4/2026).

Dari hasil penyelidikan sementara, terungkap jika para pelaku penganiayaan diduga dilakukan oleh yang sebagian besar merupakan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Setelah identifikasi dilakukan, kami segera melakukan penangkapan terhadap para pelaku guna mengungkap motif penganiayaan yang dilakukan,” kata dia.

Dari keterangan pemeriksaan saksi orang tua korban, sebelum kejadian penganiayaan terjadi, korban menerima telepon dari seorang teman yang meminta mereka datang ke belakang sebuah klinik di Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur, untuk menjemput saudara temannya.

Namun, setibanya di lokasi, kedua korban mendapati teman dan saudaranya sudah dikerumuni oleh para pelaku. Tanpa basa-basi, kedua korban yang baru saja tiba langsung ditantang untuk berkelahi oleh para pelaku. Meskipun korban menolak ajakan tersebut, mereka langsung dikeroyok dan menerima pukulan bertubi-tubi di bagian kepala serta tubuh lainnya.***


Editor : JakaPermana