Polisi Terus Dalami Penyebab Kecelakaan Maut di Indramayu

Sat Lantas Polres Indramayu masih mendalami insiden kecelakaan yang menewaskan 10 orang rombongan hajatan

Polisi Terus Dalami Penyebab Kecelakaan Maut di Indramayu
Ilustrasi kecelakaan di Indramayu yang menewaskan 10 orang penumpang

INILAHKORAN.IDkecelakaan maut yang melibatkan mobil pikap Daihatsu Gran Max pengangkut rombongan hajatan dengan dua truk di Jalan Raya Kijaran, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, menewaskan 10 orang.

Mobil pikap tersebut diketahui mengangkut rombongan yang baru pulang mengantar pengantin menuju arah Lelea. Dari total penumpang, 10 orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, dan enam lainnya mengalami luka ringan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara tujuh korban lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil pikap Gran Max dengan dua kendaraan truk. Saat ini seluruh korban sudah dievakuasi dan masih dilakukan pendataan serta penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” katanya saat dikonfirmasi.

Berikut daftar korban meninggal dunia:

1. Mohamad Iqbal bin Tarkadi (12), pelajar, warga Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener (meninggal di lokasi).
2. Sawen (40), ibu rumah tangga, warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea (meninggal di lokasi).
3. Ayu Wulandari (32), ibu rumah tangga, warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea (meninggal di lokasi).
4. Karsinih (60), ibu rumah tangga, warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea (meninggal di rumah sakit).
5. Sinta (32), ibu rumah tangga, warga Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung (meninggal di rumah sakit).
6. Sanerah (46), ibu rumah tangga, warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea (meninggal di rumah sakit).
7. Riyan Toni (6), pelajar, warga Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener (meninggal di rumah sakit).
8. Idah (39), petani, warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea (meninggal di rumah sakit).
9. Yunah (49), ibu rumah tangga, warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea (meninggal dunia).
10. Atsal Albara (3), warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea (meninggal di rumah sakit).

Sementara itu, dua korban mengalami luka berat, yakni Warkidi (45), warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, dan sopir pikap Wandi (29), warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea.

Enam korban lainnya mengalami luka ringan, yakni Tamara (22), Olivia (4), Bayu Kelana (8), Saba (11), Jesika (2), dan Salma Yanti (4). Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis.

Hingga kini, Satlantas Polres Indramayu masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan satu mobil pikap dan dua truk tersebut.


Editor : Ahmad Sayuti