Polres Bogor: Scientific Investigation Bakal Tentukan Penyebab Korban Mahasiswi IPB University Meninggal Dunia
Satreskrim Polres Bogor masih menunggu hasil scientific investigation Puslabfor Mabes Polri terkait kebakaran di Kampus IPB pada akhir pekan lalu yang menyebabkan korban mahasiswi IPB University meninggal dunia.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Dramaga - Satreskrim Polres Bogor masih menunggu hasil scientific investigation Puslabfor Mabes Polri terkait kebakaran di Kampus IPB pada akhir pekan lalu yang menyebabkan korban mahasiswi IPB University meninggal dunia.
Kasatreskrim Polres Bogor AKP Yohanes Redhoi Sigiro mengatakan, hasil scientific investigation itu akan membuktikan peristiwa kebakaran yang terjadi di Laboratorium GC Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Lantai 4 Fakultas Peternakan Kampus IPB University pada Jumat 18 Agustus 2023 yang menyebabkan korban mahasiswi IPB University meninggal dunia.
"Kami (Polres Bogor) masih menunggu hasil scientific investigation Puslabfor Mabes Polri, dengan begitu kami bisa mengetahui penyebab kebakaran yang diawali sebuah ledakan hingga Laila korban mahasiswi IPB University meninggal dunia," kata Yohanes kepada wartawan, Kamis 24 Agustus 2023.
Selain itu, dia menjelaskan Satreskrim Polres Bogor juga akan meminta klarifikasi atau keterangan dari saksi yang hadir baik sebelum, sesaat, maupun sesudah kejadian.
"Kami juga akan meminta keterangansaksi baik itu teman-temannya, dosen maupun staf IPB University dengan jumlah sekitar 10 orang, terkait sebelum, saat dan pasca kejadian di tempat kejadian perkara (TKP). Tujuan langkah kami itu, agar kami bisa tau fakta hukum penyebab Laila Atika Sari meninggal dunia," jelasnya.
Mantan Kasatreskrim Polres Cimahi ini menambahkan, jajarannya juga sudah mengamankan barang bukti berupa alat-alat Laboratarium GC Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak IPB University.
Alat-alat laboratarium tersebut diakuinya kini masih berada di Puslabfor Mabes Polri di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Alat yang utama ialah alat yang menjadi munculnya api pada kejadian kebakaran tersebut.
"Selain itu, kami juga akan menguji fakta, apakah benar saat kejadian kebakaran, korban Laila sendirian di laboratarium atau ada juga rekannya yang lain. Kami akan mendalami kabar tersebut, termasuk apakah ada rekaman CCTV di lokasi TKP maupun sekitarnya," tambahnya.*** (reza zurifwan)
Editor : Doni Ramdhani

