Polusi Udara: Pemicu Utama Serangan Asma yang Harus Diwaspadai
Bagi penderita asma, ini dapat memperburuk gejala seperti sesak napas, batuk, dan produksi lendir yang berlebih.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - polusi udara menjadi salah satu faktor utama yang dapat memicu serangan asma.
Paparan jangka panjang terhadap polutan seperti partikel halus (PM2.5 dan PM10), nitrogen dioksida (NO2), dan sulfur dioksida (SO2) dapat menyebabkan peradangan saluran pernapasan dan gangguan fungsi paru-paru.
Bagi penderita asma, ini dapat memperburuk gejala seperti sesak napas, batuk, dan produksi lendir yang berlebih.
Bagaimana Polusi Memengaruhi asma?
Polusi Luar Ruangan: Emisi kendaraan, aktivitas industri, dan kebakaran hutan menghasilkan partikel halus dan gas beracun yang mudah terhirup dan menimbulkan iritasi pada saluran napas.
Polusi Dalam Ruangan: Bahan kimia dari cat, pembersih rumah tangga, dan asap rokok juga dapat memicu gejala asma. Bahkan penggunaan alat seperti pemanas atau lilin beraroma dapat meningkatkan risiko serangan asma di rumah.
Langkah pencegahan untuk Penderita asma
Gunakan Masker: Masker berkualitas tinggi dapat membantu melindungi dari partikel berbahaya, terutama saat berada di luar ruangan.
Pasang Pembersih Udara: Menggunakan pembersih udara di dalam rumah membantu mengurangi alergen seperti debu dan polutan.
Hindari Polutan: Kurangi paparan asap rokok, produk berbahan kimia berat, dan hindari keluar rumah saat indeks kualitas udara (AQI) buruk.
Perhatikan Diet dan Olahraga: Mengonsumsi makanan bergizi dan rutin melakukan latihan pernapasan dapat memperkuat kesehatan paru-paru.
Editor : Firda Rachmawati

