PPP Kota Bogor Lantik Pengurus 2026-2031, Bidik Kembali Raih 5 hingga 8 Kursi

Pengurus DPC PPP Kota Bogor masa bakti 2026-2031 resmi dilantik. PPP menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD pada Pemilu 2029.

PPP Kota Bogor Lantik Pengurus 2026-2031, Bidik Kembali Raih 5 hingga 8 Kursi
Pengurus DPC PPP Kota Bogor masa bakti 2026-2031 resmi dilantik. PPP menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD pada Pemilu 2029.

INILAHKORAN.ID– Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bogor masa bakti 2026-2031 resmi dilantik Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, di Aula PPIB, Kecamatan Bogor Timur, Sabtu (7/11/2026) sore.

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan pembukaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PPP se-Kota Bogor. Agenda ini menjadi bagian dari konsolidasi internal partai sekaligus persiapan regenerasi kepemimpinan di tingkat kecamatan.

Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Dia berharap pengukuhan tersebut dapat memperkuat semangat kebersamaan dan meningkatkan gairah kader dalam memajukan PPP di Kota Bogor.

"Ini bentuk silaturahmi dari internal kami dengan tiga anggota DPRD Kota Bogor dari PPP dan antarpartai di Kota Bogor. Alhamdulillah para kiyai, KPU, Bawaslu, Kesbangpol dan bahkan pak wali kota hadir. Ini bukti pak Zaenul hubungan baik dengan para tokoh politik dan ulama Kota Bogor saya bangga memiliki kader sekapasitas pak Zaenul," ungkap Uu.

Uu berharap PPP Kota Bogor dapat meningkatkan perolehan kursi DPRD pada Pemilu 2029. Dia menyebut partainya membidik lima kursi, bahkan hingga delapan kursi.

Menurut Uu, target tersebut membutuhkan persatuan dan kesatuan seluruh kader. Karena itu, dia meminta jajaran pengurus dan kader memiliki tujuan yang sama serta mengikuti arahan Ketua DPC PPP Kota Bogor, Zaenul Mutaqin.

"Para kader semua harus memiliki satu tujuan dengan pimpinannya. Semua harus sejalan dengan Pak Zaenul Mutaqin, maju bersama membangun PPP. Saya berharap seluruh kader solid, mengikuti yang diharapkan ketua DPC PPP Kota Bogor," terangnya.

Uu menambahkan, Musancab menjadi momentum pergantian kepemimpinan di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) kecamatan. Menurutnya, regenerasi kepemimpinan merupakan bagian dari proses organisasi.

Ke depan, DPW PPP Jawa Barat juga berencana menggelar pelatihan politik dan kemasyarakatan bagi kader di Kota Bogor. Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kader dalam berinteraksi dengan masyarakat sekaligus menjalankan aktivitas politik.

Zaenul Mutaqin Sebut PPP Kota Bogor Siap Bangkit

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kota Bogor, Zaenul Mutaqin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran sejumlah tokoh dalam pelantikan tersebut. Di antaranya Ketua DPP PPP Andi Surya Wijaya, Ketua DPW PPP Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Ketua KPU Kota Bogor Fery Bukhori Muslim, perwakilan Bawaslu Ahmad Fathoni, Kepala Kesbangpol Kota Bogor Hidayatullah, serta jajaran pimpinan partai politik.

Zaenul menegaskan, pelantikan bukan menjadi tujuan utama. Hal yang lebih penting adalah bagaimana seluruh pengurus dan kader bekerja bersama untuk membangun serta memajukan PPP Kota Bogor.

"Bagaimana kami bahu membahu membangun dan memajukan PPP Kota Bogor. Walaupun setiap akan ada perhelatan Pemilu ada goncangan ataupun turbulensi. Tetapi saat ini ada peningkatan, insyaallah momentum kebangkitan dari segala turbulensi. Mudah-mudahan kader PPP siap menghadapi agenda politik," ungkap Zaenul.

Dia mengatakan, dinamika internal partai merupakan hal yang tidak terpisahkan dari perjalanan organisasi, terutama menjelang pemilihan legislatif. Namun, seluruh kader diharapkan tetap memiliki tujuan yang sama, yakni memperkuat partai.

Zaenul juga mengingatkan pentingnya menyelesaikan persoalan internal sebelum seluruh kader berjuang untuk kepentingan partai. Menurutnya, soliditas organisasi menjadi modal penting untuk mengembalikan perolehan kursi PPP di DPRD Kota Bogor.

"Semangat kepentingan partai harus diprioritaskan, tetapi tidak akan mungkin kami berjuang demi partai apabila urusan di rumahnya belum selesai persoalannya. Karena itu selesaikan persoalan di rumah, agar bisa fokus berjuang untuk partai dan kembalikan marwah PPP yang periode kemarin ada penurunan kursi dari 5 ke 3 kursi," paparnya.

Zaenul berharap perolehan kursi PPP Kota Bogor dapat kembali meningkat. Dia mengingatkan bahwa partainya pernah memiliki delapan kursi, kemudian turun menjadi lima dan terakhir tiga kursi.

"Mudah-mudahan ini siklus dahulu PPP Kota Bogor memiliki 8 kursi, turun ke 5 kemudian 3 kursi. Kemudian dari 3 ini bisa kembali ke 5 kursi bahkan 8 kursi. Apalagi ini pelantikan pertama yang saya ikuti, sebelumnya belum pernah ada," tambah Zaenul.

Dia juga menyebut PPP Kota Bogor selama ini menjaga hubungan baik dengan partai politik lain. Menurutnya, perbedaan pilihan dan latar belakang partai tidak seharusnya menghalangi kerja sama untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah.

"Kami semua sepakat, berkontestasi secara sehat dan niatkan untuk kemajuan Kota Bogor yang kita cintai. Kita berdoa bersama agar kita bisa diberikan kesehatan agar bisa ikut event Pemilu 2029 mendatang. Politik di Kota Bogor itu cair dan dengan partai lain guyub," jelasnya.

Dedie Rachim Harapkan PPP Dukung Program Pemkot Bogor

Di tempat yang sama, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim berharap PPP Kota Bogor dapat terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Bogor.

Dedie mengatakan, sejumlah visi dan misi partai politik memiliki kesamaan, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial. Menurutnya, berbagai agenda tersebut membutuhkan dukungan bersama untuk kepentingan masyarakat.

"Saya harap ke depan lebih solid saling dukung PPP Kota Bogor kepada Pemkot Bogor, karena tidak ada lain, semua untuk kepentingan masyarakat. Ketiga anggota DPRD Kota Bogor dari PPP mudah-mudahan bisa mendukung dan solid untuk kepentingan masyarakat. PPP ini partai yang cukup senior, jadi saya mengharapkan dukungannya," pungkasnya.***


Editor : JakaPermana