Uu Ruzhanul Ulum Duduki Plt Ketua DPW PPP Jabar Anyar, Fokus Hadapi Muswil
Uu Ruzhanul Ulum resmi menjabat sebagai Plt Ketua DPW PPP Jabar. Penunjukan tertuang dalam SK DPP PPP Nomor 0022/SK/DPP/W/I/2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Uu Ruzhanul Ulum resmi menjabat sebagai Plt Ketua DPW PPP Jabar. Penunjukan tertuang dalam SK DPP PPP Nomor 0022/SK/DPP/W/I/2026 yang ditandatangani Ketua Umum DPP PPP Muhammad Mardiono pada 26 Januari 2026.
Uu Ruzhanul Ulum menegaskan, amanah yang diberikan kepadanya merupakan perintah organisasi yang wajib dijalankan setiap kader. Mantan Wakil Gubernur Jabar itu menekankan prinsip fatsun atau kepatuhan terhadap keputusan partai sebagai fondasi utama dalam berpolitik.
"Sebagai kader, saya wajib melaksanakan dan menerima amanah dan juga tidak bisa dihindari, yang namanya kader pasti ingin menduduki jabatan yang strategis di partai," kata Uu Ruzhanul Ulum kepada INILAHKORAN.ID, Kamis 29 Januari 2026.
Sebagai nakhoda sementara DPW PPP Jabar, dia langsung mematok fokus utama pada persiapan Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Indramayu pada 4 Februari 2026.
"Kedua, saya menerima amanah ini harus tanggung jawab, dengan tugas yang dibebankan. Antara lain, saya harus melaksanakan event politik lima tahunan tingkat wilayah, yaitu musyawarah wilayah dan hari ini kami sudah melaksanakan sosialisasi SK tersebut," ucapnya.
Pemilihan Indramayu sebagai lokasi Muswil bukan tanpa pertimbangan politik. Uu menyimpan harapan strategis agar daerah tersebut dapat kembali menyumbang kursi PPP di DPRD Jawa Barat pada Pemilu Legislatif mendatang.
"Kenapa di Indramayu? Karena selama ini Indramayu kan belum pernah ada dewan di tingkat provinsi. Sudah lama, dulu ada sekali. Tapi sudah ini lama nggak ada. Nah, sekarang coba lah tafaul (optimistis)," ujarnya.
Untuk menyukseskan Muswil, struktur kepanitiaan telah dibentuk. Cecep Supriyanto ditunjuk sebagai Ketua Steering Committee (SC) sekaligus Plt Sekretaris DPW PPP Jabar. Sementara Agus Wahyudi dipercaya sebagai Ketua Organizing Committee (OC) yang juga menjabat Plt Wakil Ketua DPW PPP Jabar.
Menanggapi isu dinamika internal pascapenunjukan dirinya, Uu menepis anggapan adanya perpecahan di tubuh PPP Jawa Barat. Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal lazim dalam politik.
"Karena tidak ada keputusan politik yang bulat. Lonjong juga Alhamdulillah yang penting menang," tuturnya.
Uu Ruzhanul Ulum menegaskan, saat ini PPP hanya memiliki satu kepemimpinan DPP di bawah komando Muhammad Mardiono, sehingga tidak ada ruang bagi dualisme.
"Kalau sekarang kan DPP-nya satu, yaitu Pak Mardiono. Jadi pasti akan kembali kepada orang yang satu. Jadi begitu mudah untuk dirajut kembali kebersamaan," ucapnya.
Ia bahkan menyinggung pengalaman pahit PPP saat dualisme kepemimpinan antara Muhammad Romahurmuziy dan Djan Faridz, yang kala itu berdampak langsung pada pencalonan kepala daerah.
Uu juga memastikan, komunikasi dengan Pepep Saepul Hidayat, Plt Ketua DPW PPP Jabar sebelumnya, berjalan baik. Bahkan, pertemuan langsung dilakukan tak lama setelah dirinya menerima SK.
"Saya berkomunikasi. Pertama kali mendapatkan SK tanggal 26, saya langsung ketemu dengan Pak Pepep. Sekaligus menyerahkan SK ke bidang administrasi, ke staf DPW," katanya.
Ia menilai, sikap Pepep menunjukkan kedewasaan politik.
"Adapun mungkin ada kekecewaan ya manusiawi ya. Tapi kelihatan, Pak Pepep dengan saya bicara, tidak ada mimik yang kecewa, tidak ada apa-apa. Apalagi kan dia politisi," ujarnya.
Editor : Doni Ramdhani

