Prabowo: Hasil Ijtima Ulama 3 Komprehensif
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengapresiasi hasil Ijtima Ulama ketiga dan tokoh nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung-Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengapresiasi hasil Ijtima Ulama ketiga dan tokoh nasional.
Prabowo mengatakan, rekomendasi yang disampaikan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional agar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menempuh jalur yang konstitusional dalam menyampaikan keberatan atas terjadinya berbagai kecurangan dan kejahatan, terstruktur sistematis dan masif dalam proses Pemilihan Presiden 2019, sangat tegas.
"Alhamdulillah, saya kira cukup komprehensif dan tegas, terima kasih," kata Prabowo melalui siaran persnya, Kamis (2/5/2019).
Sebelumnya Ijtima Ulama 3 dan Tokoh Nasional yang diselenggarakan di Hotel Lorin, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/5/2019) kemarin, memutuskan lima rekomendasi.
Pertama, Ijtima Ulama menyimpulkan bahwa telah terjadi kecurangan dan kejahatan bersifat terstruktur, sistematis dan masif dalam proses penyelenggaraan pemilu 2019.
Kedua, mendorong dan meminta kepada Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi untuk mengajukan keberatan melalui mekanisme legal, prosedural tentang terjadinya berbagai kecurangan dan kejahatan, terstruktur sistematis dan masif dalam proses pemilihan presiden 2019.
Ketiga, mendesak Bawaslu dan KPU untuk memutuskan membatalkan, atau mendiskualifikasi paslon capres-cawapres 01.
Keempat, mengajak umat dan seluruh anak bangsa untuk mengawal dan mendampingi perjuangan penegakan hukum secara syar'i dan legal konstitusional dalam melawan kecurangan kejahatan serta ketidakadilan termasuk perjuangan pembatalan/diskualifikasi paslon capres-cawapres 01 yang ikut melakukan kecurangan dan kejahatan dalam Pilpres 2019.
Kelima, bahwa memutuskan melawan kecurangan kejahatan serta ketidakadilan adalah bentuk amal ma'ruf nahi munkar, konstitusional dan sah secara hukum dengan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kedaulatan rakyat. (inilah.com)
Editor : JakaPermana

