Prabowo Siapkan Rp130 Triliun untuk KUR Perumahan, 25 Ribu Unit Diluncurkan di Bogor

Pemerintah menyiapkan dana sekitar Rp130 triliun untuk merealisasikan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan dengan target pembangunan 350 ribu unit rumah subsidi pada tahun ini.

Prabowo Siapkan Rp130 Triliun untuk KUR Perumahan, 25 Ribu Unit Diluncurkan di Bogor

INILAHKORAN, Bandung – Pemerintah menyiapkan dana sekitar Rp130 triliun untuk merealisasikan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dengan target pembangunan 350 ribu unit rumah subsidi pada tahun ini.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyebut, program ini menjadi terobosan baru sekaligus yang pertama dalam sejarah Indonesia.

"Jadi ini bukti keberpihakan pemerintah kepada rakyat. Ini kan pertama kali dalam sejarah Indonesia ada kredit usaha rakyat untuk perumahan. Kontraktor, developer, toko bangunan, dapat subsidi bunga 5 persen. Kalau pinjam 11 persen, subsidi 5 persen, jadi 6 persen," kata Maruarar seusai Peluncuran Program Penguatan Ekosistem Perumahan serta Sosialisasi KUR Perumahan di Sabuga ITB, Kota Bandung, Kamis baru-baru ini.

Selain subsidi bunga, Presiden Prabowo Subianto juga menggratiskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) khusus bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Biasanya bayar, Pak Prabowo sudah buat gratis PBG dan BPHTB bagi MBR. Terobosan luar biasa ini," jelas Maruarar yang akrab disapa Ara.

Sebagai tindak lanjut program KUR perumahan, Presiden Prabowo dijadwalkan meluncurkan secara simbolis 25 ribu unit rumah subsidi di Bogor pada 29 September 2025. Rumah-rumah tersebut tersebar di 100 titik dari 35 provinsi di Indonesia.

"Saya sudah sampaikan undangan dan bicara langsung dengan Presiden untuk mengundang beliau hadir peluncuran 25.000 rumah subsidi di Bogor," ujar Ara.

Ia berharap Jawa Barat mampu menyerap lebih banyak program KUR perumahan mengingat jumlah penduduk yang besar. "Saya berharap Jawa Barat bisa banyak menyerap. Motornya di sini bisa Bank bjb," tandasnya. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti