Presiden FIFA Dukung Donald Trump, Kelompok HAM Mengajukan Pengaduan ke IOC

Kelompok HAM FairSquare laporkan Presiden FIFA Gianni Infentino ke IOC karena dukung Presiden AS Donald Trump.

Presiden FIFA Dukung Donald Trump, Kelompok HAM Mengajukan Pengaduan ke IOC
Presiden FIFA Gianni Infentino dan Presiden AS Donald Trump.

INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini kontroversi terjadi di Piala Dunia, FIFA menangguhkan larangan kartu merah striker Amerika Folarin Balogun dan mengizinkannya bermain di babak 16 besar melawan Belgia, yang dimenangkan Belgia dengan skor 4-1.

Keputusan ini dilakukan FIFA setelah Donald Trump secara pribadi mendesak Gianni Infantino untuk meninjau kembali kasus tersebut.

Presiden FIFA Gianni Infantino bisa menghadapi penyelidikan oleh Komite Olimpiade Internasional setelah sebuah kelompok hak asasi manusia (HAM) mengumumkan rencana untuk mengajukan pengaduan yang menuduh dia melanggar aturan netralitas politik melalui dukungannya kepada Presiden AS Donald Trump.

Kelompok hak asasi manusia FairSquare mengatakan akan mengajukan pengaduan kepada IOC terkait "pelanggaran berulang terhadap aturan netralitas politik" yang dilakukan Gianni Infantino.

Hal ini meningkatkan perselisihan yang sebelumnya telah membuat Gianni I fantino dan Donald Trump menantang proses etika FIFA sendiri. Presiden FIFA Gianni Infantino se diri telah menjadi anggota IOC sejak tahun 2020.

FairSquare telah mengajukan pengaduan kepada Komite Etika FIFA pada Desember 2025, dengan menyebutkan beberapa contoh di mana Gianni Infantino "menyatakan dukungan publiknya terhadap tindakan dan kebijakan" Donald Trump.

Pengaduan FairSquare menyatakan bahwa Gianni Infantino melanggar Pasal 15 Kode Etik FIFA yang berkaitan dengan kewajiban netralitas.

Pengaduan tersebut juga meminta Komite Etika untuk menyelidiki apakah keputusan untuk memperkenalkan Hadiah Perdamaian tahunan dan kemudian menganugerahkannya kepada Donald Trump pada pengundian Piala Dunia diambil oleh Dewan FIFA atau secara sepihak oleh Gianni Infantino sendiri.

Respon IOC

Presiden IOC Kirsty Coventry mengatakan bahwa belum ada pengaduan yang diterima untuk dipertimbangkan oleh komisi etik, tetapi menambahkan, "tentu saja, jika mereka menerimanya, mereka akan menyelidikinya."

Meskipun Sekretariat Kamar Investigasi FIFA mengakui telah menerima pengaduan tersebut pada bulan Desember, badan sepak bola global itu "belum memberikan indikasi" bahwa investigasi telah dimulai.

Dalam surat yang dilihat oleh Reuters, FIFA memberi tahu FairSquare bahwa sekretariatnya dapat memulai penyelidikan awal atas "potensi pelanggaran Kode Etik FIFA" atas instruksi dari Ketua Kamar Investigasi.

Namun, pengajuan pengaduan tidak menjamin bahwa proses etika akan dibuka, sementara pengadu bukanlah pihak dalam proses tersebut, dan tidak ada pembaruan atau informasi lebih lanjut yang tersedia karena kerahasiaan.***


Editor : Irma Nurfajri