Produser 'Boyfriend on Demand' Sebut Kesalahan saat Nama Kakak Jisoo Masuk Kredit
Saat nama kakak Jisoo BLACKPINK maduk kredit drama 'Boyfriend on Demand', produser sebut itu kesalahan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini, Jisoo BLACKPINK membantah bahwa kakak laki-lakinya terlibat dalam semua kegiatannya di agensi BLISSOO.
Pernyataan ini diungkap Jisoo BLACKPINK usai kakak laki-lakinya, Kim Jung Hoon diketahui sebagai pelaku pelecehan seksual dan KDRT.
Namun netizen kini menuduh Jisoo BLACKPINK berbohong saat menemukan nama kakaknya dalam kredit drama terbarunya 'Boyfriend on Demand'.
Tim produksi di balik drama Netflix 'Boyfriend on Demand' kini telah secara resmi menanggapi kontroversi yang berkembang seputar daftar kru produksi acara tersebut, yang secara tak terduga melibatkan kakak laki-laki Jisoo.
Isu ini pertama kali menarik perhatian setelah para penonton menyadari bahwa Kim Jung Hoon kakak laki-laki Jisoo, yang saat ini terlibat dalam berbagai skandal pribadi tercantum dalam daftar kru drama sebagai "perwakilan manajemen."
Pencantuman tersebut dengan cepat memicu perdebatan daring, dengan banyak yang mempertanyakan apakah hal itu bertentangan dengan pernyataan Jisoo sebelumnya bahwa tidak ada anggota keluarga yang terlibat dalam agensinya, BLISSOO.
Di tengah meningkatnya spekulasi, tim produksi drama tersebut mengklarifikasi situasi dalam sebuah pernyataan kepada JTBC News.
“Kami mengkonfirmasi bahwa ada kesalahan internal di bagian kredit yang terkait dengan informasi manajemen aktris, dan kami segera memperbaikinya setelah ditemukan,” jelas perwakilan tersebut.
Tim tersebut menekankan bahwa pencantuman tersebut bukan disengaja dan berasal dari kesalahan produksi, bukan dari peran manajerial yang sebenarnya.
Klarifikasi ini datang pada saat yang sensitif, karena Kim Jung Hoon baru-baru ini menjadi pusat tuduhan serius.
Media Korea melaporkan bahwa seorang pria berusia 30-an yang diidentifikasi sebagai Kim ditahan pada 15 April karena dicurigai melakukan pelecehan seksual terhadap seorang streamer BJ wanita.
Meskipun Kantor Kejaksaan Seoul menolak permintaan penangkapannya pada 17 April karena kurangnya bukti, kontroversi semakin memburuk ketika seorang wanita yang mengaku sebagai istrinya menuduhnya melakukan kekerasan dalam rumah tangga yang berkepanjangan.
Saat situasi memburuk, Jisoo menanggapi masalah tersebut melalui perwakilan hukumnya dengan tegas menjauhkan diri dari kehidupan pribadi saudara laki-lakinya.
Pernyataan tersebut menekankan bahwa dia telah hidup mandiri sejak masa pelatihannya dan memiliki keterlibatan minimal dengan keluarganya selama bertahun-tahun.
“Pada tahap awal pendirian BLISSOO, dukungan dari anggota keluarga berupa nasihat dan berbagi informasi sangat terbatas.
Namun, tidak ada anggota keluarga yang menerima kompensasi atau berpartisipasi dalam pengambilan keputusan manajemen, dan perusahaan kini beroperasi sepenuhnya secara independen,” demikian pernyataan tim hukumnya.
Terlepas dari klarifikasi produser, skeptisisme publik belum sepenuhnya mereda. Tumpang tindih antara daftar kredit dan skandal yang sedang berlangsung telah menyebabkan pengawasan berkelanjutan, menempatkan Jisoo dalam posisi yang tidak nyaman baik sebagai aktris maupun bintang K-pop global.***
Editor : Irma Nurfajri


