Profil Arlan, Wali Kota Prabumulih yang Viral Usai Polemik Kepsek SMPN 1
Wali Kota Prabumulih, Arlan jadi sorotan. Simak profilnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Nama Wali Kota Prabumulih, Arlan, mendadak viral setelah muncul polemik terkait isu pencopotan jabatan Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah, yang disebut-sebut berawal dari teguran terhadap anaknya. Kasus ini bahkan ikut menyeret petugas keamanan sekolah, Ageng Wintoro.
Namun, Arlan dengan tegas membantah isu tersebut. Dalam konferensi pers bersama Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril, Sekda Elman, dan sejumlah pejabat daerah pada Selasa (16/9), ia menyampaikan permohonan maaf kepada Roni Ardiansyah dan masyarakat.
Arlan menegaskan bahwa isu pencopotan kepsek hanyalah kabar bohong. “Itu hoaks. Pak Roni tidak pernah dicopot ataupun dimutasi. Begitu juga isu anak saya membawa mobil ke sekolah, itu tidak benar,” tegasnya.
Profil dan Latar Belakang Arlan
Arlan, yang akrab disapa Cak Arlan, lahir di Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, pada 30 Maret 1975. Ia merupakan anak ketiga dari tujuh bersaudara pasangan H. Basri dan Hj. Husiah.
Meski kini menjabat sebagai Wali Kota, Arlan masih tercatat sebagai mahasiswa Ilmu Hukum di Universitas Sjakhyakirti, Palembang, sejak tahun ajaran 2023/2024.
Sebelum terjun ke dunia politik, Arlan dikenal sebagai pengusaha di bidang karet dan kontraktor, bahkan pernah menjabat sebagai komisaris di sejumlah perusahaan.
Di dunia politik, Arlan menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat DPC Partai Gerindra Kota Prabumulih. Ia kemudian maju bersama Franky Nasril dalam Pilkada Prabumulih 2024 dengan dukungan koalisi besar dari 11 partai politik, termasuk Gerindra, PAN, Hanura, PKB, hingga Perindo.
Kekayaan dan Aset
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disetorkan pada 13 Agustus 2024, Arlan tercatat memiliki kekayaan senilai Rp17,002 miliar.
Aset tersebut terdiri dari:
Tanah dan bangunan: Rp5,87 miliar (5 unit tanah dan bangunan di Prabumulih, serta 13 bidang tanah di Prabumulih dan Ogan Ilir).
Alat transportasi dan mesin: Rp4,92 miliar (termasuk 3 motor, 6 truk, 2 mobil, dan 1 bulldozer).
Daftar kepemilikan mobilnya antara lain Mitsubishi Colt Diesel, 4 unit Hino FM8JW1A, Hino FM8J61D tronton, Mitsubishi Triton 2.4L DC Exceed, hingga Mitsubishi Triton 2.4L DC GLS.
Menariknya, data LHKPN ini ikut disorot warganet yang mencoba mencocokkan dengan isu mobil yang diduga digunakan anak Arlan ke sekolah.
Editor : Firda Rachmawati

