Program Generasi Petani Pemprov Jabar disorot Dewan Kurang Sosialisasi dan Publikasi 

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Saeful Bachri menyoroti kurangnya sosialisasi keberhasilan Generasi Petani yang tahun lalu digaung-gaungkan dan menelan anggaran yang cukup besar. Hal tersebut dikatakan Saeful saat kunjungan kerja ke Sertifikasi dan Perbenihan Tanaman Hutan (SPTH) di Jatinangor Kabupaten Sumedang dalam rangka pembahasan P2APBD TA 2024, Jumat 13 Juni 2025.

Program Generasi Petani Pemprov Jabar disorot Dewan Kurang Sosialisasi dan Publikasi 
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Saeful Bachri menyoroti kurangnya sosialisasi keberhasilan Generasi Petani yang tahun lalu digaung-gaungkan dan menelan anggaran yang cukup besar. Hal tersebut dikatakan Saeful saat kunjungan kerja ke Sertifikasi dan Perbenihan Tanaman Hutan (SPTH) di Jatinangor Kabupaten Sumedang dalam rangka pembahasan P2APBD TA 2024, Jumat 13 Juni 2025.

INILAHKORAN,Soreang- Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Saeful Bachri menyoroti kurangnya sosialisasi keberhasilan generasi petani yang tahun lalu digaung-gaungkan dan menelan anggaran yang cukup besar. Hal tersebut dikatakan Saeful saat kunjungan kerja ke Sertifikasi dan Perbenihan Tanaman Hutan (SPTH) di Jatinangor Kabupaten Sumedang dalam rangka pembahasan P2APBD TA 2024, Jumat 13 Juni 2025.

"Jadikan contoh satu dua atau sepuluh orang generasi petani yang telah berhasil tersebut dijadikan sebagai ambasador. Agar bisa menarik minat generasi muda laiinya untuk terjun ke dunia pertanian " kata Saeful di Soreang, Minggu 15 Juni 2025.

Sehingga, dalam pertemuan tersebut, Saeful mengaku telah mengusulkan agar ada kajian khusus bagi program generasi petani ini. Ia pun meminta agar Biro Ekonomi di Pemprov Jabar untuk memfasilitasinya. Karena meskipun program generasi petani ini telah dibiayai dengan anggaran miliaran rupiah, namun sayangnya program ini nyaris tak terdengar perkembangannya 

"Namun sayangnya outcome yang nyata belum dipublikasikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat," ujarnya.

Menurut Saeful dalam agenda tersebut, Komisi II DPRD Provinsi Jabar mendengarkan realisasi pelaksanaan anggaran tahun 2024, termasuk pendapatan, belanja, dan pembiayaan di beberapa mitra kerja Komisi II, diantaranya Biro Ekonomi, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kehutanan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata, Dinas Tenaga Kerja.

"Kami mengapresiasi atas kinerja semua mitra kerja Komisi II. Meski demikian,ada beberapa catatan, diantaranya itu tadi kurangnya sosialisasi dan publikasi keberhasilan dari program generasi petani," ujar Saeful yang merupakan anggota DPRD Provinsi Jabar dari daerah pemililah (Dapil) Kabupaten Bandung itu.


Editor : JakaPermana