Program Posko Pangan Garut Buka Dua Posko Pangan Percontohan di Cilawu

Program Posko Pangan Garut digulirkan demi peningkatan pemilik warung serta memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

Program Posko Pangan Garut Buka Dua Posko Pangan Percontohan di Cilawu
Program Posko Pangan Garut itu sebagai bentuk dukungan terhadap Program 100.000 Posko Pangan diselenggarakan Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian, Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi), Sahabat Usaha Rakyat (Sahara), dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin). (istimewa)

INILAHKORAN, Garut - Program Posko Pangan Garut digulirkan demi peningkatan pemilik warung serta memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

Program Posko Pangan Garut itu sebagai bentuk dukungan terhadap Program 100.000 Posko Pangan diselenggarakan Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian, Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi), Sahabat Usaha Rakyat (Sahara), dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

Konkretnya, Program Posko Pangan Garut itu digulirkan dengan membuka dua warung posko pangan di Desa Pasanggrahan dan Desa Sukamurni Kecamatan Cilawu. Wakil Bupati Garut Helmi Budiman pun meresmikannya. 

"Mudah-mudahan warung posko pangan sebagai bentuk dari Program Posko Pangan Garut ini bisa lebih maju, lebih bermanfaat lagi buat kebanyakan masyarakat," kata Helmi, Rabu 9 Agustus 2023.

Dia berharap keberadaan warung posko pangan akan meningkatkan kesejahteraan pemilik warung dan memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Garut Didit Fajar Putradi menambahkan Kabupaten Garut saat ini baru memiliki dua warung posko pangan sebagai percontohan.

Pemilik warung mendapatkan bantuan modal usaha berupa tiga komoditi dengan harga di bawah rata-rata harga warung lain. Yakni terigu sebanyak 60 kilogram, gula pasir sebanyak 260 kilogram, dan minyak goreng sebanyak 260 liter.

Didit berharap program posko pangan dapat diperluas ke 421 desa dan 21 kelurahan di Kabupaten Garut. Hal itu khususnya bagi pemilik warung maupun para agen-agen Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan dari Kadin, Inkowapi, maupun Kemenko Perekonomian.

"Mudah mudahan dalam waktu yang tidak lama juga akan segera menyebar nanti. Tumbuh juga di desa desa lainnya di Kabupaten Garut, dan tidak hanya di Kecamatan Cilawu," ujarnya.*** (zainulmukhtar)


Editor : Doni Ramdhani