Progres Pembangunan PJU dan PJL di Kota Bandung Capai 50 Persen

Pembangunan penerangan jalan umum (PJU) dan penerangan jalan lingkungan (PJL) di Kota Bandung terus berjalan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menargetkan, seluruh pekerjaan selesai pada Desember tahun ini. Hingga pertengahan November, progresnya telah mencapai sekitar 50 persen.

Progres Pembangunan PJU dan PJL di Kota Bandung Capai 50 Persen
Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dishub Kota Bandung, Panji Kharismadi

INILAHKORAN, Bandung - pembangunan penerangan jalan umum (PJU) dan penerangan jalan lingkungan (PJL) di Kota Bandung terus berjalan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menargetkan, seluruh pekerjaan selesai pada Desember tahun ini. Hingga pertengahan November, progresnya telah mencapai sekitar 50 persen.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dishub Kota Bandung, Panji Kharismadi mengatakan, pembangunan tahun ini mencakup 500 titik PJU dan 4.800 titik PJL. “Saat ini progresnya sekitar 50 persen. Kami ditargetkan selesai pada Desember. Jadi masih ada sekitar satu bulan pengerjaan,” kata Panji Kharismadi pada Selasa 18 November 2025.

Ia menjelaskan, titik pembangunan tersebar di 30 kecamatan dan 151 kelurahan. Menurutnya, seluruh lokasi tersebut merupakan hasil usulan warga dalam Musrenbang 2024 serta aspirasi dari reses anggota DPRD pada tahun yang sama. “Titik-titiknya merupakan aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui Musrenbang 2024 dan juga reses dewan,” ucapnya.

Selain pembangunan baru, Dishub Kota Bandung juga menangani berbagai laporan kerusakan PJU dan PJL. Panji menyebut, banyak kerusakan terjadi karena faktor usia dan cuaca ekstrem yang membuat komponen cepat rapuh. “Banyak yang rusak karena usia sudah melewati masa pemeliharaan. Faktor cuaca juga berpengaruh,” ujar dia.

Ia menjelaskan, kabel PJU menjadi lebih getas saat musim kemarau lalu mengalami korosi ketika hujan sehingga memicu konsleting. “Kalau kemarau biasanya masih menyala walaupun kabel getas. Begitu hujan, air masuk dan langsung konslet,” jelasnya.

Panji menambahkan, wilayah Bandung Utara dan Bandung Barat tercatat paling banyak melaporkan kerusakan. Menurut ia, hal itu wajar karena jumlah PJU di dua kawasan tersebut memang lebih banyak dibanding wilayah lain di Kota Bandung.

"Dengan target penyelesaian pada akhir tahun. Kami memastikan pembangunan dan perbaikan PJU PJL terus dikebut, demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan warga di ruang publik," tandasnya.


Editor : Ahmad Sayuti