PTPS Dihimbau Menjaga Kesehatan dan Pola Makan
Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kabupaten Cirebon diimbau tetap menjaga kesehatan menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 yang tinggal menghitung hari. Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Cirebon, Sadarudin Parapat, Jumat 9 Februari 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kabupaten Cirebon diimbau tetap menjaga kesehatan menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 yang tinggal menghitung hari.
Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Cirebon, Sadarudin Parapat, Jumat 9 Februari 2024.
Sadarudin meminta, semua PTPS menjaga pola makan serta menghindari aktivitas begadang ketika memang tidak diperlukan. Ini supaya saat pelaksanaan Pemilu, kondisi seluruh PTPS dalan keadaan fit dan bugar. Karena kalau ada yang sakit, dipastikan bisa mengurangi pengawasaan di masing-masing TPS.
"Kami dari Bawaslu Kabupaten Cirebon, mengimbau agar jajaran PTPS bisa mempersiapkan diri menghadapi Pemilu ini dengan tetap menjaga fisik," kata Sadarudin.
Menurutnya, Bawaslu Kabupaten Cirebon, sudah mengantisipasi dengan menyediakan jaminan kesehatan bagi PTPS. Sehingga ketika tiba waktunya, pesta demokrasi tetap bisa berjalan dengan tidak menimbulkan korban jiwa, seperti halnya di Pemilu 2019 lalu.
Dia menilai, Pemilu 2019 lalu sudah memberikan banyak pelajaran berharga. Untuk itu, kejadian serupa jangan sampai kembali terulang. Bawaslu pun sudah mempersiapan dengan memberikan jaminan bagi PTPS.
"Terkait jaminan kesehatan bagi PTPS, sejauh ini Bawaslu menyediakan. Sehingga ketika terjadi apa-apa, teman-teman PTPS ini sudah tersedia jaminan kesehatannya," ungkapnya.
Dinas kesehatan Kabupaten Cirebon pun, menurutnya, akan terlibat mengawal pesta demokrasi dengan mengerahkan pasukan tenaga kesehatan (nakes). Mereka akan ditempatkan di 424 desa dan kelurahan yang tersebar di Kabupaten Cirebon.
Sementara itu, Kepala Dinas kesehatan, Neneng Hasanah melalui Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan kesehatan Dinas kesehatan Kabupaten Cirebon, Diding Sarifudin mengaku, pihaknya sudah mendapat surat edaran dari Dinas kesehatan Provinsi Jabar. Surat itu, baru turun per tanggal 31 Januari 2024.
Isinya, menyangkut beberapa hal. Seperti melakukan koordinasi, perencanaan, pelaksanaan dan monev, menyiagakan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), dan membentuk tim kesiapsiagaan bidang kesehatan.
"Kami telah mengambil beberapa langkah sebagai antisipasi kejadian tidak diinginkan saat penyelenggaraan Pemilu," ungkap Diding.
Untuk itu, pihak sudah menginstruksikan 60 puskemas agar berkoordinasi dengan faskes terdekat seperti klinik organisasi profesi dan juga pihak klinik, sampai rumah sakit. Termasuk, berkoordinasi lintas sektor. Yakni dengan jajaran kepolisian TNI, dan petugas KPPS.
"Nanti sebelum hari H, kami ajak KPPS untuk melakukan senam masal. Tujuannya untuk meningkatkan kesehatan para penyelenggara Pemilu di TPS yang berada di wilayah puskemas masing-masing. Dan pada H-1 sampai H+5 layanan puskemas buka 24 jam," tukasnya. (maman suharman)
Editor : Ahmad Sayuti

