Puncak Arus Balik Lebaran 1447 H Diprediksi Terjadi H+4
Kawasan Padalarang yang menjadi jalur penghubung strategis antara Bandung dan Cianjur mulai mencatat peningkatan volume kendaraan pada hari ketiga.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Kawasan Padalarang yang menjadi jalur penghubung strategis antara Bandung dan Cianjur mulai mencatat peningkatan volume kendaraan pada hari ketiga setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah (H+3).
Kendati demikian, kondisi lalu lintas hingga sore hari ini masih terjaga relatif lancar dan terkendali.
Komandan Regu Gaet Posko Terpadu Padalarang, Peri Pattimura menjelaskan, kenaikan volume kendaraan terlihat jelas dibandingkan hari sebelumnya.
Hingga pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 11.154 unit kendaraan melintas dari arah Bandung menuju Cianjur, dengan komposisi didominasi sepeda motor sebanyak 48 persen dan diikuti mobil pribadi 33 persen.
"Kendaraan yang melintas masih didominasi oleh kendaraan pribadi. Kami memprediksi jumlahnya akan terus meningkat hingga malam hari, dan lonjakan arus balik diperkirakan berlangsung hingga H+4 karena masyarakat mulai kembali beraktivitas kerja," kata Peri, Selasa 24 Maret 2026.
Peri menilai, peningkatan ini sejalan dengan prediksi umum arus balik Lebaran 2026 yang menyebutkan puncak akan terjadi pada 24 Maret, dengan gelombang kedua diperkirakan pada 28-29 Maret.
Sebagai antisipasi, sambung Peri, posko terpadu terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas guna mencegah kemacetan signifikan.
"Untuk para pengguna jalan juga diimbau untuk tetap berhati-hati, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan," ucapnya. ***
Foto: Volume kendaraan arus balik Lebaran 1447 H di kawasan Padalarang Kabupaten Bandung Barat mengalami peningkatan dan diprediksi terjadi hingga H+4.***
Editor : JakaPermana

