Puncak Arus Mudik Jalur Nagreg Telah Terlewati pada H-2 Lebaran

Ternyata puncak arus mudik di Jalur Nagreg telah terjadi pada H-2 lebaran atau Kamis 19 Maret 2026 malam WIB.

Puncak Arus Mudik Jalur Nagreg Telah Terlewati pada H-2 Lebaran
Ternyata puncak arus mudik di Jalur Nagreg telah terjadi pada H-2 lebaran atau Kamis 19 Maret 2026 malam WIB.

INILAHKORAN.ID - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung mengklaim jika lonjakan tertinggi arus mudik di jalur selatan Nagreg telah berlalu pada H-2 Lebaran, tepatnya Kamis 9 Maret 2026 malam WIB.

Menurut catatan Dishub, hingga pukul 00.00 WIB tercatat sebanyak 150.716 kendaraan melintas di jalur Nagreg sejak pagi. Jumlah ini menunjukkan kenaikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 142.620 kendaraan.

"Sudah bisa kami pastikan tadi malam memang menjadi puncak arus mudik. Di mana setelah tadi malam frekuensi kendaraan yang melintas Nagreg sudah berangsur menurun. Sebagian masyarakat ada yang merayakan Hari Raya Idul Fitri hari ini juga. Jadi sudah dapat dipastikan beberapa masyarakat sudah berada di kampung halaman," kata Eric saat dihubungi, Jumat 20 Maret 2026.

Eric menerangkan bahwa pada H-2 Lebaran terjadi lonjakan signifikan jumlah kendaraan di Jalan Raya Nagreg. Hingga pukul 08.00 WIB, jumlah kendaraan yang melintas sudah menyentuh angka 68 ribu unit, dengan puncaknya terjadi pada malam hari.

"Sampai pukul 24.00 WIB, jumlah kendaraan yang melintas sampai 150 ribu kendaraan. Ini melebihi H-3 kemarin yang hanya 137 ribu kendaraan dan melebihi puncak arus mudik 2025 pada H-2 dengan jumlah 142 ribu kendaraan," ujarnya.

Ia menambahkan, pada H-1 Lebaran sejak pagi hari volume kendaraan di jalur Nagreg mulai mengalami penurunan. Perbedaan waktu perayaan Idul Fitri membuat sebagian masyarakat memilih mudik lebih awal.

"Sampai dengan pukul 08.00 (hari ini) baru 24.285 kendaraan yang melintas. Ini menang karena Lebaran ada yang hari ini, dan masih ada yang besok," pungkasnya.***


Editor : Bsafaat