Ribuan Kendaraan Melintas di Nagreg, Dishub: Puncaknya H-1 Lebaran

Jumat 20 Maret 2026 atau H-1 Lebaran Idulfitri diprediksi jadi puncak arus mudik di Nagreg

Ribuan Kendaraan Melintas di Nagreg, Dishub: Puncaknya H-1 Lebaran
Arus kendaraan di Nagreg sudah mulai mengalami peningkatan pada H-6 Lebaran Idulfitri 2026. Dishub Kabupaten Bandung memprediksi puncaknya terjadi pada Jumat (20/3) atau H-1 ebaran. (Foto Adam Husein/Inilahkoran)

INILAHKORAN.ID - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung memperkirakan puncak arus mudik di Jalur Nagreg menuju Tasikmalaya, Garut, hingga Jawa Tengah akan berlangsung pada H-1 Lebaran atau Jumat (20/3/2026).

Humas Pos Pengamanan Lebaran, Ruddy Heryadi, menyampaikan bahwa perkiraan tersebut didasarkan pada hasil analisis pergerakan kendaraan serta adanya kebijakan cuti bersama yang cukup panjang pada Lebaran tahun ini.

"Cutinya cukup panjang, jadi masyarakat diberikan keleluasaan untuk memilih kapan mereka akan balik. Namun kami perkirakan puncak arus mudik terjadi pada H-1 Lebaran,” kata Ruddy saat dihubungi, Selasa (17/3/2026).

Ia menilai, meskipun puncak arus diprediksi terjadi pada Jumat, tingkat kepadatan lalu lintas di jalur tersebut tidak akan sepadat tahun-tahun sebelumnya.

Kondisi ini dipengaruhi oleh penerapan rekayasa lalu lintas yang dinilai efektif serta adanya kebijakan pendukung seperti program mudik gratis dan cuti bersama yang lebih panjang.

"Ini terobosan luar biasa dari pemerintah. Masyarakat bebas memilih kapan akan balik, sehingga potensi kemacetan panjang bisa diminimalisir," ujarnya.

Ruddy juga menjelaskan bahwa pada H-5 Lebaran terjadi lonjakan signifikan jumlah kendaraan yang melintas di Jalur Nagreg, dengan arah tujuan menuju Garut hingga Jawa Tengah.

Hingga Senin (16/3) malam, jumlah kendaraan pemudik yang melintas di Nagreg tercatat sebanyak 63.181 unit, meningkat dibandingkan H-6 atau Minggu malam yang mencapai 61.425 kendaraan.

Sementara itu, hingga pagi hari, Dishub mencatat sebanyak 21.610 kendaraan telah melintasi jalur tersebut.

Ia menambahkan, peningkatan volume kendaraan di Jalur Nagreg umumnya terjadi pada sore hingga malam hari, sedangkan pada siang hari arus lalu lintas masih terpantau ramai namun tetap lancar.


Editor : Ahmad Sayuti