Puncak Arus Mudik Sudah Lewat, Jalur Nagreg Kini Tak Lagi Jadi Hantu

Arus mudik yang melintasi Nagreg sudah lewat. Kini, jalur tersebut lancar dan nyaman dinikmati.

Puncak Arus Mudik Sudah Lewat, Jalur Nagreg Kini Tak Lagi Jadi Hantu

INILAHKORAN, Bandungarus mudik yang melintasi nagreg sudah lewat. Kini, jalur tersebut lancar dan nyaman dinikmati.

Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung menyebutkan puncak arus mudik Lebaran 2025 di Jalur nagreg dari arah Kabupaten Bandung, ke arah Kabupaten Garut dan Tasikmalaya sudah terlewati di H-2 Lebaran.

Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Eric Alam Prabowo di Kabupaten Bandung Minggu mengatakan, arus lalu lintas pada Sabtu atau H-2 Lebaran lebih banyak dibandingkan hari Jumat (28/3) atau H-3 Lebaran 2025.

“Volume kendaraan di Jalur nagreg mengalami puncak arus mudik yang terjadi di H-2 kemarin, dengan 142.620 kendaraan yang melintas ke nagreg,” kata Eric.

Eric juga menjelaskan, untuk jumlah kendaraan yang melintasi Jalur nagreg meningkat sebesar sekitar 4% pada H-2 Lebaran 2025 dibandingkan dengan hari sebelumnya.

“Dibandingkan dengan H-3, terjadi kenaikan sebesar sekitar empat persen. Karena pada H-3 ada sebanyak 136.370 kendaraan dan H-2 naik menjadi 142.620 kendaraan,” katanya.

Meski telah mencapai puncak, kata dia, arus kendaraan yang melintas di Jalur nagreg tetap tinggi pada H-1 Lebaran, karena tercatat hingga pukul 08.00 WIB kendaraan yang melintas mencapai 38.168.

Apabila kepadatan meningkat, Dishub bersama kepolisian akan melakukan rekayasa lalu lintas, termasuk sistem buka-tutup jalur atau pengalihan arus ke Garut dan Tasikmalaya.

“Keputusan rekayasa lalu lintas ada di ranah kepolisian, tetapi kami siap mendukung dengan berbagai fasilitas lalu lintas,” kata Eric. (*)


Editor : Zulfirman