Jelang Arus Mudik, Pemprov Jabar Genjot Perbaikan Jalan Provinsi

Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mempercepat penanganan kerusakan di sejumlah ruas jalan provinsi.

Jelang Arus Mudik, Pemprov Jabar Genjot Perbaikan Jalan Provinsi
ilustrasi/Dokumen INILAHKORAN

INILAHKORAN.ID - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mempercepat penanganan kerusakan di sejumlah ruas jalan provinsi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan jalur yang akan dilalui pemudik berada dalam kondisi aman dan layak sebelum puncak perjalanan mudik dimulai.

Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jawa Barat kini tengah memfokuskan pekerjaan pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan seperti lubang maupun permukaan yang tidak rata. Perbaikan dilakukan melalui metode penambalan atau patching di berbagai ruas yang menjadi jalur penghubung antarwilayah.

Kepala DBMPR Jawa Barat, Agung Wahyudi mengatakan, pihaknya secara berkala menerjunkan tim ke lapangan untuk memeriksa kondisi jalan provinsi sekaligus melakukan penanganan cepat pada titik-titik kerusakan.

“Kami secara rutin melakukan pemeriksaan kondisi jalan melalui tim lapangan. Ruas jalan provinsi yang masih berlubang atau mengalami kerusakan saat ini sedang dalam proses perbaikan atau penambalan. Kami menargetkan paling lambat H-7 Lebaran seluruh jalur tersebut sudah siap digunakan pemudik,” ujar Agung, Senin 9 Maret 2026.

Ia mengungkapkan, kerusakan jalan yang saat ini tengah ditangani tersebar di sejumlah daerah di Jawa Barat. Wilayah tersebut antara lain Bekasi, Bogor, Cianjur, Sukabumi, Tasikmalaya, Kuningan, Garut, Indramayu, Kabupaten Bandung, Majalengka, hingga Sumedang.

Menurut Agung, beberapa ruas jalan strategis menjadi fokus penanganan karena memiliki intensitas lalu lintas tinggi dan berfungsi sebagai akses penting antarwilayah.

“Konsentrasi kerusakan cukup banyak terdapat di antaranya pada ruas Jalan Raya Sukanagara, ruas Sukanagara-Sindangbarang, ruas Cibeber-Sukanagara, serta beberapa ruas jalan di kawasan Bogor dan Kuningan,” ucapnya.

DBMPR Jabar menargetkan seluruh pekerjaan perbaikan dapat diselesaikan sebelum masa mudik dimulai. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, diharapkan arus kendaraan selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih lancar serta meminimalkan potensi gangguan di perjalanan.***


Editor : JakaPermana