Raih Penghargaan Tuntaskan Kemiskinan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor - Penghargaan boleh menjadi penanda keberhasilan, tetapi pekerjaan untuk menyejahterakan masyarakat belum selesai.
Kabupaten Bogor meraih predikat pemerintah kabupaten terbaik dalam penurunan kemiskinan dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.
Namun, tantangan untuk menekan angka kemiskinan di wilayah dengan jumlah penduduk besar itu masih membentang.
Penghargaan tersebut diterima Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam acara Puncak Penganugerahan Mandaya Awards 2026 di Jakarta. Apresiasi pemerintah pusat itu diberikan atas upaya pemerintah daerah mempercepat penurunan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rudy menilai penghargaan tersebut menjadi indikator bahwa kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan yang dijalankan Pemkab Bogor berada pada jalur yang tepat. Meski demikian, ia mengakui angka kemiskinan di Kabupaten Bogor masih cukup tinggi.
“Kita menyadari bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Bogor masih cukup tinggi. Namun, melalui arah kebijakan dan berbagai langkah konkret yang telah kita lakukan bersama, penghargaan ini menjadi salah satu indikator bahwa upaya yang kita jalankan sudah berada di jalur yang tepat,” kata Rudy dalam keterangannya di Bogor, Selasa (27/10).
Bagi Rudy, capaian tersebut bukan semata hasil kerja kepala daerah. Ada keterlibatan banyak pihak di balik berbagai program yang dijalankan, mulai dari organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga pengurus RT dan RW.
Kolaborasi itu dinilai penting untuk memperluas jangkauan program pemberdayaan dan memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan berbagai lapisan masyarakat.
Rudy juga mengapresiasi organisasi serta lembaga kemasyarakatan yang ikut mendukung upaya pengentasan kemiskinan.
Pekerjaan Panjang yang Belum Usai Di balik penghargaan yang diraih, penurunan kemiskinan tetap menjadi pekerjaan jangka panjang.
Pemerintah daerah dituntut menjaga kesinambungan program agar capaian pembangunan tidak berhenti pada pengakuan, tetapi berlanjut menjadi perubahan nyata dalam kehidupan warga.
Rudy menegaskan, peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak bisa dituntaskan hanya dalam satu atau dua tahun anggaran. Dibutuhkan komitmen, konsistensi, serta kerja bersama agar program penanggulangan kemiskinan dapat berjalan berkelanjutan. (gin)
Editor : Inilahkoran
