Ramadan Nanti, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Bebaskan Pembayaran Air 1.200 Sambungan untuk Masjid

Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor kembali menggulirkan program membebaskan pembayaran rekening air bagi masjid pada Ramadan tahun ini. 

Ramadan Nanti, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Bebaskan Pembayaran Air 1.200 Sambungan untuk Masjid
Direktur Umum Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rivelino Rizky mengatakan, pembebasan pembayaran rekening air bagi masjid itu berlaku selama Ramadan. (rizki mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor kembali menggulirkan program membebaskan pembayaran rekening air bagi masjid pada Ramadan tahun ini. 

Direktur Umum Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rivelino Rizky mengatakan, pembebasan pembayaran rekening air bagi masjid itu berlaku selama Ramadan.

"Untuk program di bulan suci Ramadan kami akan memberikan gratis pembayaran terhadap masjid," kata Rivelino di aula Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Senin 20 Maret 2023.

Dia melanjutkan, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor memiliki sambungan 1.200 lebih ke masjid di seluruh wilayah Kota Bogor. 

"Seluruh rumah ibadah yang tercatat di PDAM kami akan gratiskan, ada sekitar 1.200 sekian yang tercatat sebagai rumah ibadah," terangnya.

Menurutnya, dalam program ini pembayaran rekening air masjid akan ditanggung pihaknya. Program ini merupakan bentuk perhatian perusahaan selama Ramadan.

"Semoga kita melaksanakan bulan suci Ramadan dengan sebaik-baiknya dan lebih bertawakal kepada Allah SWT," terangnya.

Rivelino juga membeberkan, pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk membayar seluruh tagihan air rumah ibadah di Kota Bogor. Selaini tu, pihaknya juga mengantisipasi adanya perubahan perilaku penggunaan air selama Ramadan hingga Hari Raya.

"Sudah kami siapkan skema layanan selama Ramadan. Intinya menyesuaikan dengan kondisi. Pada dasarnya pola pemakaian air pelanggan hampir sama dengan Ramadan tahun lalu, sebelum sahur dan pada waktu berbuka puasa," jelasnya.

Rivelino memaparkan, pihaknya juga akan mengubah pola buka tutup di beberapa zona. Selain itu, untuk petugas lebih diperbanyak pada saat malam hari, mengantisipasi ada beberapa gangguan. 

"Petugas jadi ada pola siang-malam, untuk malam menambah orang sampai tiga orang atau paling banyak lima," tambahnya.*** (rizki mauludi)


Editor : Doni Ramdhani