Ramai Soal Rencana Pembangunan Patung Soekarno, Begini Penjelasan Hengki Kurniawan
Di area tersebut juga rencananya bakal dibangun patung Soekarno dengan tinggi mencapai 100 meter yang dibuat seniman Nyoman Nuarta
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Sebuah kawasan kota modern yang diberinama Bandung Freedom Park disebut-sebut bakal dibangun di lahan perkebunan Teh Walini milik PTPN VIII yang berlokasi di Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Tak hanya itu, di area tersebut juga rencananya bakal dibangun patung Soekarno dengan tinggi mencapai 100 meter yang dibuat seniman Nyoman Nuarta.
Adapun pembangunan patung Soekarno tersebut rencananya berada tepat di lahan yang awalnya disiapkan untuk pembangunan proyek Transit Oriented Development (TOD) Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB). Meski begitu, pembangunan TOD KCJB tidak jadi dilaksanakan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, patung Presiden Soekarno itu bakal dibangun dengan posisi duduk mengenakan peci dan menengok ke arah kanan.
Adanya rencana pembangunan patung presiden pertama tersebut dibenarkan Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan. Menurutnya, patung sang proklamator itu bakal dibangun konsorsium Ciputra, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII, dan seniman Nyoman Nuarta.
"Nilai investasinya Rp 10 triliun, tapi bukan untuk patungnya saja ya. Termasuk untuk pembangunan sebuah kawasan terpadu, seperti perumahan, perkantoran, agrowisata, hotel dan pusat bisnis," ungkapnya saat ditemui belum lama ini.
Tak hanya itu, terang Hengky, rencana pembangunan Bandung Freedom Park atau lebih dikenal dengan sebutan Kota Mandiri Walini telah dipresentasikan oleh pihak konsorsium.
"Melihat kota terpadu yang akan dibangun di Walini bisa jadi nilai investasi yang akan dibangun mencapai lebih dari Rp 20 triliun," terangnya.
"Saya juga menyambut baik rencana tersebut karena bisa mendongkrak perekonomian di KBB," imbuhnya.
Hengky mengakui, dirinya telah meminta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) KBB Maman Sulaiman untuk memperlancar proses perizinan.
"Prinsipnya, siapapun yang mau berinvestasi berinvestasi di Bandung Barat harus dibantu dan diberikan kemudahan," ucapnya.
Hengky pun menilai, apabila Bandung Freedom Park terealisasi akan banyak memberikan keuntungan bagi KBB.
"Salah satunya bisa menjadi penyumbang pendapatan asli daerah (PAD). Terutama dari sektor pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), yang nilainya lumayan besar," ujarnya.
Ditemui di tempat terpisah, Kepala DPMPTSP KBB, Maman Sulaiman mengatakan, pembangunan patung Soekarno akan dimulai tahun 2024 setelah semua proses perizinan selesai.
"Rencananya pembangunan akan dimulai tahun depan. Memiliki tinggi 100 meter di atas lahan 1.270 hektare dengan nilai investasi Rp 10 triliun," katanya.
"Untuk biaya pembuatan patungnya sendiri mungkin hanya milaran tetapi infrastruktur, hotel residencial dan lain sebagainya bisa mencapai Rp 10 triliun," tambahnya.
Selain perizinan, sebut Maman, saat ini juga tengah dilaksanakan kajian kontur tanah, serta kelaikan lahan.
"Hal ini untuk meminimalisir potensi bencana alam. Untuk Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) sudah keluar. Sementara analisis dampak lingkungan (amdal) sudah dimulai," tutupnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

