Ratusan Ribu Kendaraan Padati Puncak, Segini Waktu Tempuh Gunung Mas-Cibinong

Selama liburan panjang Hari Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2024, 118 unit ribu kendaraan, baik roda dua, roda empat maupun lebih memadati Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Ratusan Ribu Kendaraan Padati Puncak, Segini Waktu Tempuh Gunung Mas-Cibinong
Ratusan ribu unit kendaraan tersebut memadati Kawasan Puncak sejak Jumat sore dan pada Minggu siang hingga Senin malam terjadi kepadatan hingga membuat kemacetan panjang. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Selama liburan panjang Hari Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2024, 118 unit ribu kendaraan, baik roda dua, roda empat maupun lebih memadati Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Ratusan ribu unit kendaraan tersebut memadati Kawasan Puncak sejak Jumat sore dan pada Minggu siang hingga Senin malam terjadi kepadatan hingga membuat kemacetan panjang.

Kemacetan panjang di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor bahkan mengular ke Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Untuk menempuh Cipanas, Cianjur ke Puncak Pass, pengemudi kendaraan roda empat atau lebih membutuhkan waktu selama 3 jam. 

Sementara waktu tempuh dari Gunung Mas, Cisarua hingga Kecamatan Cibinong, dibutukan waktu hampir 12 jam atau 11 jam 35 menit.

Waktu tempuh selama itu, tentunya melebihi masa teror Puncak beberapa tahun lalu, dimana waktu tempuh Gunung Mas ke Kecamatan Ciawi membutuhkan waktu 6 jam.

Walaupun bukan karena kemacetan lalu lintas, Nimah (65) wisatawan asal Cipayung, Jakarta Timur dikabarkan meninggal dunia di Masjid Al-Bustan Agro Wisata Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua, Minggu malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Nimah yang bersama rombongan bis berwisata ke Kawasan Puncak pun harus pulang menggunakan mobil ambulance untuk bisa sampai dirumahnya di Cipayung, Jakarta Timur.

Untuk mengurai kemacetan lalu lintas kendaraan di Kawasan Puncak, sejak Minggi terutama Senin pagi  hingga saat ini, Sat Lantas Polres Bogor pun memberlakukan rekayasa arus lalu lintas satu arah atau one way ke arah Jakarta.

"Kami memberlakukan rekayasa arus lalu lintas satu arah atau one way ke arah Jakarta, hal itu untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Kawasan Puncak, dimana jumlah unit kendaraannha mencapai 118 ribu selama liburan panjang Maulid Nabi Muhamad SAW," kata KBP Sat Lantas Polres Bogor Iptu Ardian Noviantasari kepada wartawan, Senin 16 September 2024.

Ardian menuturkan, kemacetan lalu lintas tidak hanya di Jalan Raya Puncak sebagai jalur utama, tetapi juga terjadi di jalan atau jalur alternatif di Kecamatan Ciawi dan Megamendung.

"Untuk mencegah kemacetan lalu lintasnya terjadi lebih parah, kami menghimbau agar pengemudi kendaraan  disiplin dalam mematuhi aturan lalu lintas," tutur Iptu Ardian Noviantasari.

Ia pun memprediksi, sistem rekayasa arus lalu lintas satu arah atau one way bisa terjadi hingga Senin malam, karena masih banyak antrian kendaraan dari Kabupaten Cianjur ke arah Jakarta yang melewati Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

"Hasil pantauan kami melaluii kamera yang dikelola oleh Kementerian Perhubungan, bakal masih banyak kendaraan yang turun dari Kabupaten Cianjur ke arah Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor dan Jakarta," tukasnya. 


Editor : Doni Ramdhani