Ratusan Warga Pasirlangu Mulai Kembali ke Rumah, Wiayah Zona Merah Masih Belum Bisa
Warga Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang mengungsi akibat imbas tanah longsor secara bertahap mulai kembali ke rumah masing-
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – warga Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang mengungsi akibat imbas tanah longsor secara bertahap mulai kembali ke rumah masing-masing.
Pemulangan tersebut ditujukan bagi mereka yang bukan terdampak langsung, melainkan terimbas karena sumber air bersihnya tertimbun material longsor.
Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis menjelaskan, pengungsian yang dibagi di dua lokasi, yakni aula desa dan GOR telah menampung total 101 Kepala Keluarga (KK) atau 264 jiwa.
Di aula desa tercatat 57 KK dengan 131 jiwa, sementara di GOR terdapat 44 KK dengan 133 jiwa.
"Sekitar tiga perempat atau sekitar 200 jiwa sudah bisa dipulangkan. Sisanya masih harus bertahan di pengungsian karena berada di zona merah yang direncanakan untuk direlokasi," kata Nur, Senin 2 Februari 2026.
Selama berada di pengungsian, ungkap Nur, kebutuhan pokok seperti beras, makanan, dan sembako telah terpenuhi dengan baik. Namun, keterbatasan air untuk memasak dan mencuci menjadi kendala utama yang dihadapi warga.
"Untuk mengatasi masalah pasokan air, pihak desa telah membangun satu titik sumur bor yang sudah bisa dimanfaatkan oleh beberapa KK di RW 11," ungkapnya.
Sementara untuk wilayah lainnya, lqnjut Nur, tengah diupayakan pemanfaatan mata air dengan bantuan pompa mesin.
"Kita direncanakan akan membangun 10 titik sumur lebih lanjut. Untuk sementara, warga yang sudah pulang diminta menggunakan air secara hemat karena pasokan baru tersedia di satu titik," jelasnya.
Salah satu pengungsi yang baru saja kembali ke rumah mengaku bersyukur meskipun masih menghadapi keterbatasan air bersih.
"Alhamdulillah rumahnya aman, tidak rusak, hanya airnya yang masih susah. Saat pulang, kita diantar petugas dan juga mendapatkan bantuan sembako serta bahan makanan," ucapnya.***
Editor : JakaPermana


