Rayakan Hari Hangeul, Jennie BLACKPINK Luncurkan Font Korea Baru 'Zen Serif' Bentuk Penghormatan Budaya
Jennie BLACKPINK luncurkan font baru Zen Serif saat merayakan Hari Hangeul sebagai penghormatan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Jennie BLACKPINK kembali jadi sorotan dengan gebrakan terbaru yang belum pernah dilakukan sebelumnya oleh idola K-Pop.
Dalam rangka penghormatan Budaya penuh gaya untuk Hari Hangeul pada hari ini, Kamis, 9 Oktober 2025, Jennie BLACKPINK telah meluncurkan Font Korea baru berjudul Zen Serif, yang kini tersedia untuk diunduh gratis.
Perilisan Font ini menunjukkan apresiasi mendalam Jennie BLACKPINK terhadap Budaya dan bahasa Korea, yang menuai pujian sebagai sebuah gerakan "gamdasal" (감다살), sebuah istilah yang melambangkan cinta yang berani dan kebanggaan Budaya.
Pengumuman ini disampaikan melalui OA Entertainment, agensi Jennie BLACKPINK, yang menyatakan:
"Setelah Jennie memperkenalkan Korea kepada dunia melalui 'ZEN' dan 'Seoul City', kini dia berdiri sebagai seorang artis yang autentik Korea sekaligus ikon global.
Inti dari semua ini adalah kebanggaannya yang tak tergoyahkan terhadap Korea dan Hangeul," jelas agensi.
Agensi tersebut menjelaskan filosofi desain Font tersebut, menjelaskan bahwa Zen Serif diciptakan untuk mencerminkan visi Sejong yang Agung, menjadikan Hangeul mudah dipahami dan indah bagi semua orang.
"Sebagaimana Sejong menciptakan Hangeul untuk literasi universal, Jennie melanjutkan warisan ini dengan berbagi keanggunan dan nilai Hangeul kepada penggemar global," tambah OA.
Secara visual, Zen Serif menonjol dengan ornamen minimal dan lekukan halus, memadukan estetika tradisional Korea dengan sentuhan modern.
Terinspirasi oleh jenis huruf Blackletter Barat, Font ini dengan berani menggabungkan elemen dari dua Budaya yang sangat berbeda.
OA menggambarkannya sebagai "perpaduan berani yang belum pernah dicoba sebelumnya," selaras dengan etos Jennie BLACKPINK dan OA untuk menempa jalur kreatif baru alih-alih mengikuti tren.
Perilisan ini disertai visual Jennie BLACKPINK yang menggunakan Font baru, dan tautan unduhan agar publik dapat mengakses dan menggunakannya.
Melalui proyek ini, Jennie BLACKPINK memperluas pengaruhnya di luar musik dan mode, merambah ke desain Budaya dan tipografi digital.
Dalam foto-foto promosi, Jennie BLACKPINK digambarkan sedang memegang pesawat kertas di depan tirai putih, melambangkan hubungan antara tradisi dan masa depan.
Latar belakangnya menampilkan teks-teks seperti "ODD ATELIER", "OA", dan "2023" yang disusun secara ritmis, memadukan karakter Korea dan Inggris secara visual untuk menonjolkan keindahan struktur Hangeul.
Para penggemar dan komunitas desain merespons dengan antusias. Seorang penggemar berkomentar, "Jarang sekali melihat idola K-pop merilis Font, sangat kreatif dan bermakna."
Para desainer memuji keseimbangan estetika dan fleksibilitas Zen Serif, mengantisipasi penggunaannya dalam branding, seni digital, dan bahkan materi pendidikan.
Jennie BLACKPINK juga mengisyaratkan kolaborasi dengan aplikasi penyunting video Instagram, "Edits", di mana Zen Serif akan tersedia untuk konten video kreatif.
Integrasi lintas platform ini menyoroti ambisi global di balik proyek ini. Proyek ini lebih dari sekadar pemasaran, mencerminkan filosofi artistik Jennie BLACKPINK: "Menafsirkan kembali tradisi dari perspektif baru."
Setelah sebelumnya mempromosikan estetika Korea secara global dengan proyek-proyek, Jennie BLACKPINK mengukuhkan statusnya sebagai ikon Budaya Korea dan internasional dengan merilis Font baru ini.
Tahun ini, Jennie BLACKPINK juga dinobatkan sebagai Duta Kehormatan Pariwisata Seoul, yang semakin mengukuhkan perannya sebagai simbol Budaya Korea.
Seri merek 'ZEN' miliknya, yang mencakup musik, mode, seni, dan kini tipografi, menunjukkan luasnya pengaruh budayanya.
Dari lagu-lagu hits hingga inovasi Budaya, Jennie BLACKPINK terus mendefinisikan ulang arti menjadi seniman Korea abad ke-21.
Zen Serif bukan sekadar Font, melainkan pernyataan identitas, seni, dan kebanggaan.***
Editor : Irma Nurfajri


