Redam Lonjakan Harga, Pemda Gelar Gerakan Pangan Murah di Sindangkerta

Pemkab Bandung Barat menggelar GAPURA AMANAH di Sindangkerta untuk meredam lonjakan harga. Beras, telur, daging, minyak goreng, dan cabai dijual murah.

Redam Lonjakan Harga, Pemda Gelar Gerakan Pangan Murah di Sindangkerta
Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail saat meninjau lokasi kegiatan Gerakan Pangan Murah di Desa Mekarwangi, Sindangkerta.

INILAHKORAN.ID - Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat meluncurkan program Gerakan pangan murah (GAPURA) AMANAH di Desa Mekarwangi, Kecamatan Sindangkerta.

Kegiatan tersebut merupakan upaya antisipatif untuk menekan gejolak harga bahan pokok sekaligus memastikan keterjangkauan pangan bagi lebih dari 1,85 juta jiwa penduduk di 16 kecamatan dan 165 desa di wilayah Bandung Barat.

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail menjelaskan, pemenuhan kebutuhan pangan merupakan amanat Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012 yang harus dijalankan secara bersama-sama. 

"Program ini tidak sekadar menyediakan pangan dengan harga miring, tetapi juga menjadi upaya strategis meredam lonjakan harga komoditas utama seperti beras, cabai, bawang dan telur ayam yang selama ini menjadi penyumbang terbesar laju inflasi di Jawa Barat," kata Asep, Rabu (28/10/2026).

"GAPURA AMANAH merupakan hasil kolaborasi lintas instansi yang melibatkan Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bandung Barat, serta Bank Indonesia," sebutnya.

Asep berharap program ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus memperpendek rantai distribusi sehingga harga yang diterima produsen tetap baik dan harga yang dibayar konsumen tetap terjangkau. 

"Masyarakat yang berbelanja diimbau tetap tertib dan membawa kantong belanja sendiri," ucapnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) KBB, Heru Budi Purnomo menyebutkan, berbagai komoditas strategis disiapkan dengan harga jauh di bawah pasar, antara lain beras Premium Rp14.500/kg, beras SPHP Bulog Rp58.000/5kg, minyak goreng Rp15.500/liter, gula pasir Rp16.500/kg 

"Untuk telur ayam Rp23.000/kg, daging sapi Rp110.000/kg, daging ayam Rp37.000/ekor, bawang merah dan putih masing-masing Rp10.000/300 gram," sebut Heru.

"Sementara cabai keriting Rp10.000/200 gram, cabai rawit Rp10.000/150 gram, serta tepung terigu dan sosis dengan harga terjangkau," sambungnya. 


Editor : Ahmad Sayuti