Anggaran Dana Desa di Kabupaten Cirebon Macet, Gara-gara Perbup Belum Rampung?

Anggaran Dana Desa (ADD) di Kabupaten Cirebon hingga saat ini masih macet pencairannya. Gara-gara keterlambatan Perbup?

Anggaran Dana Desa di Kabupaten Cirebon Macet, Gara-gara Perbup Belum Rampung?
Kabid Pemerintah desa (Pemdes) DPMD Kabupaten Cirebon, Aditia Arif Maulana menjelaskan macetnya pencairan Anggaran Dana Desa (ADD).

INILAHKORAN, Bandung- Anggaran Dana Desa (ADD) di Kabupaten Cirebon tak kunjung cair. Diduga, penyebabnya lantaran Perbup ADD/DD yang belum rampung.

Kabid Pemerintah desa (Pemdes) DPMD Kabupaten Cirebon, Aditia Arif Maulana mengatakan, keterlambatan Perbup ADD/DD tersebut dikarenakan masalah tekhnis. Harusnya, Perbup biasanya rampung di Bulan Februari, namun hingga saat ini belum rampung.

"Perbupnya belum rampung, biasanya Februari sudah rampung tapi ini masih running. Ini juga yang jadi kendala, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa rampung," kata Aditia, Rabu 23 Maret 2022.

Baca Juga: Berduaan dengan Bukan Mahram Saat Ramadhan, Buya Cecep: Pahala Puasa Rusak!

Namun demikian, pihaknya sudah menyebarkan informasi tersebut kepada para Camat. Ini supaya Camat menyampaikan kembali kepada Kuwu-kuwu agar segera melakukan pengusulan.

Sehingga, prosesnya bisa dikebut dan bisa langsung selesai bersamaan dengan Perbup.

"Kalau menunggu Perbup kan mungkin lama. Jadi kita dorong agar segera dilakukan pengusulan supaya bisa kerja sekaligus. Nanti saat Perbup selesai, maka pengusulan yang sudah masuk bisa segera diproses," ungkapnya.

Baca Juga: Panduan Lengkap Daftar UTBK SBMPTN 2022, Mulai Isi Data hingga Cetak Kartu Peserta

Menurutnya, sampai dengan saat ini dari 412 desa di Kabupaten Cirebon, baru sekitar belasan desa saja yang sudah mengajukan usulan pencairan ADD.

Ia mendorong agar desa-desa segera melakukan proses pengusulan pencairan dengan berkoordinasi dengan Kecamatan.

Sehingga proses pengusulan bisa seiring berjalan dengan proses rampungnya Perbup.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta Rabu 23 Maret 2022: Didiagnosa Miliki Kelainan Jantung, Mici Khawatirkan Kondisi Askara

"Desa-desa bisa segera mengusulkan, nanti sambil berjalan menunggu Perbup rampung," tukasnya***(maman suharman).


Editor : inilahkoran