Rekayasa Lalu Lintas Jadi Andalan Urai Kemacetan

Rekayasa Lalu Lintas Jadi Andalan Urai Kemacetan
ARAH KEBIJAKAN: Kepala Dishub Kota Bogor Sujatmiko Baliarto memaparkan arah kebijakan di tempat Uji KIR Kota Bogor, Kecamatan Bogor Selatan, Selasa (27/10) sore.(INILAH/RIZKI MAULUDI)

INILAH, Bogor - Kemacetan masih menjadi pekerjaan rumah Kota Bogor. Penataan lalu lintas, pembenahan angkutan umum, hingga integrasi transportasi menjadi langkah yang ditempuh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor untuk memperlancar mobilitas warga.

Kepala Dishub Kota Bogor Sujatmiko Baliarto mengatakan, penataan transportasi berfokus pada tiga aspek, yakni mengurai kemacetan, mengatasi kelebihan pasokan angkutan umum (over-supply), serta mengintegrasikan layanan melalui kolaborasi lintas sektor.

“Ada tiga aspek utama, yakni penyelesaian kemacetan, pengelolaan angkutan umum, dan integrasi transportasi,” kata Sujatmiko di lokasi Uji KIR Dishub Kota Bogor, Kecamatan Bogor Selatan, Selasa (27/10) sore.

Upaya mengurai kepadatan lalu lintas dilakukan melalui rekayasa di sejumlah titik yang menjadi simpul kemacetan. Kawasan Alun-Alun Kota Bogor menjadi salah satu lokasi penanganan, terutama melalui penertiban parkir liar di bahu jalan yang sempat mempersempit lajur kendaraan.

Dishub juga melakukan rekayasa geometri jalan dan membongkar median yang dinilai tidak efektif. Penanganan menyasar Simpang Ekalokasari, Jalan Martadinata, Simpang Jambu Dua, Simpang Lippo Mall, hingga kawasan Kebon Pedes dan Ciawi.

Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas jalan, mengurangi antrean kendaraan, serta memangkas waktu tunggu di lampu lalu lintas.

“Kami menyesuaikan infrastruktur berdasarkan data di lapangan untuk mempercepat mobilitas dan mengurai kemacetan,” kata Sujatmiko.

Penataan juga menyasar parkir liar yang kerap dikeluhkan masyarakat. Dishub berencana memperketat pengawasan, termasuk menerapkan sanksi penggembokan kendaraan dengan denda administratif yang disetorkan langsung ke kas daerah.

(rizki mauludi/gin)


Editor : Inilahkoran