Rekor Muri, UMKM Bandung Sajikan 152 Kreasi Kuliner Keju
Sejumlah pedagang kuliner Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Bandung mendapatkan penganugerahan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) pada kategori ‘Sajian Terbanyak Berbahan Keju’ di Jalan Majapahit, Gasibu, Kota Bandung, Sabtu (7/9/2019).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung-Sejumlah pedagang kuliner Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Bandung mendapatkan penganugerahan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) pada kategori ‘Sajian Terbanyak Berbahan Keju’ di Jalan Majapahit, Gasibu, Kota Bandung, Sabtu (7/9/2019).
Para pedagang tersebut menyajikan 152 jenis perpaduan kreasi kuliner berbahan baku keju dalam acara Festival Kuliner KRAFT dengan tema "Beragam Rasa Satu Keju".
Keberhasilan pemecahan Rekor MURI ini tak luput dari kerja keras para peserta, yaitu para pedagang kuliner Indonesia untuk menghadirkan beragam kreasi sajian kuliner keju Nusantara.
Presiden Director Mondelez Indonesia Sachin Prasad mengatakan, keberhasilan pemecahan Rekor MURI ini tak luput dari kerja keras para peserta.
"Yaitu para pedagang kuliner Indonesia untuk menghadirkan beragam kreasi sajian kuliner keju Nusantara," ujar Sachin di sela acara.
Dengan semangat ini, pihaknya ingin menginspirasi masyarakat dalam memperkaya cita rasa khas kuliner Nusantara melalui perpaduan keju. Sachin menambahkan, Kota Bandung dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan acara karena mampu merepresentasikan kreativitas masyarakatnya dan keragaman kulinernya, yang sejalan dengan semangat festival ini.
Pihaknya berharap rekor MURI ini dapat menjadi semangat baru bagi semua pedagang kuliner Indonesia untuk terus berkreasi dan mengembangkan usahanya.
"Sehingga, dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian Indonesia," imbuh dia.
Sementara itu, Wlakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menilai dengan adanya festival ini mampu mendongkrak pariwisata dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung. Karena itu, pihaknya akan terus mendorong kesuksesan kegiatan yang berhubungan dengan kuliner.
"Kita harapkan ini jadi satu kalender event tahunan karena semakin banyak kreasi-kreasi kuliner," ujar Yana.
Meski tak menyebutkan besaran PAD dari kuliner untuk Kota Bandung, Yana menyebut bahwa kuliner menjadi salah satu unggulan yang turut membantu menambah besaran PAD Kota Bandung.
"Cukup besar angkanya cukup besar. Saya gak tau angka pastinya, tapi secara potensi ini ikut mendongkrak," jelasnya.
Di Kota Bandung sendiri, dia sampaikan, ada sekitar 300 ribu UMKM. Pemerintah sebagai perwakilan dari negara, melakukan dukungan melalui Dinas Koperasi dan UMKM untuk membantu masyarakat dalam membuat produk UMKM itu sendiri. Meski kreasinya hadir di masyarakat pemerintah hanya membantu melalui pelatihan, pendampingan, dan pemasaran.
"Pelatihan itu misalkan ada temen-temen yang membuat produk makanan, packaging nya dia gak bagus, Dinas UMKM mensupport bahwa packagingnya baik seperti ini, brandingnya seperti ini, pemasarannya pakai online. Kewajibannya kita memang di wilayah ini," pungkasnya. (Rianto Nurdiansyah)
Editor : Bsafaat

