Rektor ISBI Berharap Lulusannya Bisa Berinovasi dan Mengamalkan Ilmunya

Sebnyak 383 orang mahasiswa ISBI Bandung mengikuti upacara wisuda tahun akadem,ik 2020-2021 di Kampus ISBI Bandung.

Rektor ISBI Berharap Lulusannya Bisa Berinovasi dan Mengamalkan Ilmunya
Rektor ISBI Bandung Een Herdiani


INILAHKORAN, Bandung - Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung menyelenggarakan upacara wisuda pada Tahun Akademik 2020-2021 di Gedung Sunan Ambu, Jalan Buahbatu 212, Sabtu 18 Desember 2021.

Wisuda kali ini sebanyak 383 orang, baik secara luring maupun daring. Mereka adalah mahasiswa dari jenjang diploma, sarjana dan magister di ISBI Bandung.

Rektor ISBI Bandung Een Herdiani mengatakan, lulusan wisudawan dan wisudawati ISBI Bandung ini, nantinya mereka harus betul-betul bisa bisa berinovasi dan bisa menjadi entrepreneurship dan bisa mengamalkan, memperilihatkan kepada masyarakat, sehingga orang-orang bisa tahu betul, bahwa lulusan ISBI Bandung berkualitas.

Baca Juga: 250 Film Meriahkan Festival Film Budaya Nusantara ISBI Bandung

"Kalau kita tidak memperlihatkan keuikannya, kemampuannya, tentu mereka tidak diketahui oleh masyarakat luas," ujar Een Herdiani.

Dia berharap, mudah-mudahan dengan wisuda kali ini, para calon wisudawan-wisudawati ini sudah paham betul dengan keadaan sekarang, semuanya serba digital dan semua pemanfaatan teknologi harus mereka mamfaatkan.

"Semua serba digital, dan mereka calon wisudawan dan wisudawati mengerti di era zaman sekarang ini. Mudah-mudahan semuanya bisa memanfaatkannya," katanya.

Baca Juga: Prodi Film dan Televisi ISBI Bandung Gelar Festival Film Budaya Nusantara 3 

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Akademik ISBI Bandung Arthur S Nalan menambahkan, para wisudawan dan wisudawati menjadi alumni dan menjadi contoh tanggung jawab, baik itu moral ataupun praktik di masyarakat.

"Mudah-mudahan alumni ISBI menjadi alumi yang terbaik di masyarakat," ucapnya.
Kata dia, pelaksanaan wisuda kali ini berbeda dengan biasanya, karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Mereka diatur sedemikian rupa dan harus menjaga jarak.

Wisuda tahun ini menjadi dua sesi, sesi pertama pagi dan sesi kedua siang hari.
“Sebetulnya para mahasiswa menginginkan agar orangtuanya juga bisa hadir langsung di acara wisuda ini.

Mudah-mudahan, di tahun depan dan seterusnya pelaksanaan wisuda bisa dihadiri oleh orangtua wisudawan wisudawati" kata Arthur S Nalan. *** (Okky Adiana)


Editor : inilahkoran