250 Film Meriahkan Festival Film Budaya Nusantara ISBI Bandung

Sebanyak 250 film bertema budaya nusantara turut serta dalam kegiatan Festival Film Budaya Nusantara ISBI Bandung

250 Film Meriahkan Festival Film Budaya Nusantara ISBI Bandung
Fanny Chotimah, sutradara film You n I yang turut ambil bagian dalam Festival Film Budaya Nusantara ISBI Bandung.


INILAHKORAN, Bandung, -Gelaran Festival Film Budaya Nusantara ke-3 yang digelar Prodi Film dan Televisi ISBI Bandung bertajuk "Ragam Budaya, Film Indonesia" disambut antusias berbagai kalangan.

Terbukti, sebanyak 250 film dengan tema budaya nusantara turut ambil bagian dalam kegiatan yang digelar 29 hingga 31 Oktober 2021 tersebut. Festival Film Budaya Nusantara ISBI Bandung yang digelar di Gedung Kesenian Dewi Asri, Jalan Buahbatu No 212 Kota Bandung itupun dimeriahkan dengan berbagai acara pendukung.

Ketua Pelaksana Festival Film Budaya Nusantara ISBI Bandung, Dara Bunga Rembulan mengatakan, penekanan konsep budaya nusantara melalui festival film tersebut diharapkan menjadi wahana bagi para sineas, akademisi, pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum untuk mengembangkan kreativitas dalam berkarya.

Baca Juga: Aset Pemkab Bogor Seluas 100 Hektare di Tamansari Belum Bersertifikat, Usep Salahkan DPKPP

Dara juga berharap hal itu akan berkontribusi menggali potensi keberagaman seni budaya Indonesia dalam kemasan rekaman audio visual atau media rekam. Sehingga aset berharga nusantara dapat diapresiasi masyarakat secara lebih luas.

"Festival Film ini milik prodi ISBI Bandung. Yang menyelenggarakannya meliputi unsur dosen, mahasiswa, dan alumni. Ketiga steakholder ini kita saling bersinergi. Kita berharap, di Festival Film Budaya Nusantara terjalin sinergitas antara mahasiswa, dosen dan alumni," papar Dara Bunga Rembulan.

Sebagai catatan, Festival Film Budaya Nusantara, pertama kali dirilis pada tahun 2018 dan didesain menjadi program unggulan tahunan Prodi Film dan Televisi ISBI Bandung.

Baca Juga: Hengky Intruksikan ASN KBB Wajib Belanja Produk Lokal, Pelaku UMKM Minta Hal Ini

Adapun tujuan diselenggarakannya festival ini adalah, pertama untuk meningkatkan produksi film Indonesia yang berkualitas, kedua meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap budaya nusantara Indonesia, ketiga sebagai media apresiasi film Indonesia di kalangan pelajar maupun mahasiswa/umum, keempat sebagai ajang kompetisi untuk meningkatkan mutu film Indonesia. Pada penyelenggaraan festival tahun 2021, sejak informasi penyelenggaraan festival didistribusikan antusias peserta sangat baik.

Tercatat sekitar lebih dari 250 judul karya film bertema budaya nusantara dari berbagai kawasan dalam berbagai kategori telah mendaftar untuk menyemarakan hajat tahunan perfileman bertema budaya ini.

Sementara itu, Sutradara Fanny Chotimah yang turut menjadi pendukung acara melalui film spesial screening berjudul "You n I" mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Baca Juga: Diluncurkan Selasa, Bima Klaim Bus Trans Pakuan Lebih Nyaman dan Memudahkan

Fanny Chotimah menceritakan, Film "You n I" ini berkisah tentang dua sosok manusia, Kasminah dan Kusdalini. Mereka adalah tahanan politik dan bertemu pada saat masih muda di penjara. Setelah itu, mereka bersahabat dan tinggal lebih dari 50 tahun, dan hidup bersama.

Benang merah dari film ini, kata Fanny Chotimah, menceritakan tentang relasi persahabatan yang memang sangat menginspirasi. Artinya, tidak semua orang bisa memiliki persahabatan seperti Kasminah dan Kusdalini dan teruji oleh waktu, ironinya mereka bertemu dengan situasi traumatis, mereka mencoba bertahan hidup, sampai lanjut usia (lansia).

"Jadi, saya merekam setahun terakhir dalam kehidupan mereka. Karena Mbah Kusdalini tahun pertama meninggal dan disusul dengan Mbah Kasminah yang meninggal ditahun kedua. Tentu kita akan menemukan banyak pelajaran dari pengalaman hidup mereka, karena sebagai film maker sangat terinspirasi oleh sosok Kaminah dan kusdalini ini. Semoga film ini bisa diakses luas oleh masyarakat dari segala umur," terang Sutradara asal Solo ini.***(Okky Adiana)


Editor : inilahkoran