Relawan Pemantau jagapemilu.com Gelar Roadshow, Ajak Masyarakat Pastikan Pemilu 2024 Berlangsung Jurdil
Relawan pemantau dari jagapemilu.com gelar roadshow, menyosialisasikan dan mengajak masyarakat memastikan Pemilu 2024 berlangung jujur dan adil (jurdil).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Relawan pemantau dari jagapemilu.com gelar roadshow, menyosialisasikan dan mengajak masyarakat memastikan Pemilu 2024 berlangung jujur dan adil (jurdil).
Ketua Badan Pengawas jagapemilu.com yang juga mantan Komisioner KPK Erry Riyana Hardjapamekas mengatakan, pelaksanaan Pemilu 2024 sudah semakin dekat, kurang dari dua pekan lagi. Maka dari itu, dengan adanya jagapemilu.com dan relawan, dapat bersama-sama membantu tugas Bawaslu untuk sama-sama mengawasi.
Mulai dari tahapan kampanye, pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS), hingga ketika penghitungan suara kelak. Dimana tentunya diharapkan adanya partisipasi masyarakat, serta tentunya relawan jagapemilu.com guna memastikan pesta demokrasi lima tahunan ini dapat berjalan kondusif.
"Ini Pemilu yang paling mengkhawatirkan. Mulai dari MK (Syarat Capres-Cawapres) dan puncaknya kemarin Pak Jokowi mengatakan bahwa dia akan kampanye, karena aturan yang memungkinkan. Ternyata yang dilihat aturan yang menguntungkan, tapi tidak melihat pasal lain yang mensyaratkan kebolehan itu," ujarnya usai diskusi pendidikan dan sosialisasi relawan pemantau jagapemilu.com di Kantor Pikiran Rakyat, Kota Bandung, Jumat 2 Februari 2024.
Sementara Divisi Hukum jagapemilu.com Rusdi Marpaung mengungkapkan, sudah ada dua ribu relawan yang telah bergabung dan tersebar di kota besar. Dimana terbesar di Jawa Barat, sekitar 400 relawan telah tergabung.
"Itu yang sudah daftar di platform dan ini bisa berkembang. Kita akan menurunkan relawan menjaga TPS," imbuhnya.
Rusdi melanjutkan, ada delapan daerah yang sangat riskan pada Pemilu 2024 yakni seluruh provinsi di Pulau Jawa seperti Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Serta Sumatera Utara, Makassar dan Kalimantan Barat Pontianak.
"Itu daerah yang memang paling banyak pemilihnya. Daerah Jawa, adalah kunci," tandasnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

