Rentan Terserang Penyakit Kanker, DLH Cimahi Bentuk Tim Dokter Pohon

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi tengah menyoroti kondisi kesehatan pohon yang juga bisa terserang penyakit laiknya manusia.

Rentan Terserang Penyakit Kanker, DLH Cimahi Bentuk Tim Dokter Pohon

INILAHKORAN, Cimahi - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi tengah menyoroti kondisi kesehatan pohon yang juga bisa terserang penyakit laiknya manusia.

Pasalnya, tatkala pohon terkena penyakit dan dibiarkan maka keberadaan pohon tersebut cukup berbahaya lantaran kekuatan pohon tersebut bisa berkurang akibat digergogoti pelbagai penyakit.

"Laiknya manusia, pohon juga bisa terkena kanker. Kalau pohon ada benjolan, itu kanker dan yang paling sering itu dahan kering dan daunnya tidak ada," kata Kepala DLH Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, Jumat 27 Desember 2024.

Oleh karena itu, sambung Chanifah, DLH Kota Cimahi telah menyiapkan tim khusus untuk menangani masalah pohon. Di antaranya Tim dokter pohon yang bertugas untuk melakukan diagnosa terhadap pohon. 

Kemudian, hasil diagnosa tim dokter pohon nantinya akan diserahkan ke tim lain.

"Hasil diagnosanya apakah perlu pemupukan, pakah perlu pemangkasan atau penebangan jadi hasil dokter pohon ditindaklanjuti oleh tim lain," katanya.

Kepala Bidang Tata Lingkungan pada DLH Kota Cimahi, Agus Irwan mengaku, pihaknya telah menyiapkan langkah guna mengatisipasi pohon tumbang ditengah musim cuaca ekstrem. Yakni dengan memangkas hingga menebang pohon.

"Kita punya tim tangkas setiap hari melakukan penyisiran dan melakukan pemangkasan dan penebangan pohon untuk mengantisipasi kejadian pohon tumbang di tengah ancaman bencana hidrometreologi ini," jelas Agus Irwan.

Agus menyebut, setiap hari tim yang sudah dibentuk DLH Kota Cimahi akan melakukan identifikasi pohon-pohon di Kota Cimahi. 

Menurutnya, apabila ditemukan pohon yang rawan tumbang karena sudah rimbun atau kondisi kesehatannya berkurang maka pihaknya akan melakukan pemangkasan hingga penebangan.

"Warga juga bisa melaporkan kalau misalnya ada pohon yang membahayakan atau rawan tumbang," ujarnya. 

"Kami juga lakukan penebangan pohon yang dirasa sudah mati sudah, membahayakan," sambungnya.

Seperti diketahui beberapa waktu lalu di Kota Cimahi banyak pohon tumbang akibat bencana alam puting beliung. Berdasarkan hasil invetarisir jumlah pohon yang terdampak bencana puting beliung dan hujan deras ada 180-an pohon. Ada pohon yang tumbang karena embusan angin kencang, namun lebih banyak yang dahan dan rantingnya patah. 

Penanganan dampak bencana puting beliung itu baru bisa teratasi seluruhnya sebulan kemudian. Selain keterbatasan personel dan peralatan, permasalahan lainnya karena titiknya yang banyak. 

"Untuk membereskan dampak puting beliung itu baru bisa selesai satu bulan lebih, di minggu kemarin baru selesai," ucapnya. 

"Karena yang menyita tenaga itu pohon tumbang yang sampai terangkat dari akarnya, ditambah dengan ukuran pohon yang besar," pungkasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti