6 Manfaat Ubi Jalar untuk Kesehatan Tubuh, Bagus untuk Usus dan Penglihatan

Ada beberapa manfaat kesehatan bagi tubuh dari konsumsi ubi jalar salah satunya bagus untuk usus.

6 Manfaat Ubi Jalar untuk Kesehatan Tubuh, Bagus untuk Usus dan Penglihatan
Ilustrasi berbagai ubi jalar.

INILAHKORAN, Bandung - ubi jalar adalah sayuran akar yang kaya nutrisi dan hadir dalam berbagai warna.

Makanan tersebut kaya akan serat dan antioksidan, yang melindungi tubuh Anda dari kerusakan akibat radikal bebas dan mendukung kesehatan usus dan otak.

Kacang-kacangan juga sangat kaya akan beta karoten, yang diubah menjadi vitamin A untuk mendukung penglihatan yang baik dan sistem kekebalan tubuh Anda.

Ubi jalar serbaguna dan dapat diolah menjadi hidangan manis maupun gurih, menjadikannya pilihan karbohidrat yang luar biasa bagi kebanyakan orang.

Manfaat Ubi Jalar

1. Meningkatkan Kesehatan Usus

Serat dan antioksidan dalam ubi jalar dapat bermanfaat bagi kesehatan usus. Ubi jalar mengandung dua jenis serat yaitu serat larut dan serat tidak larut.

Tubuh Anda tidak dapat mencerna kedua jenis tersebut. Oleh karena itu, serat tetap berada di dalam saluran pencernaan Anda dan memberikan berbagai manfaat kesehatan yang berkaitan dengan usus.

Jenis serat larut tertentu yang dikenal sebagai serat kental menyerap air dan melembutkan tinja Anda. Di sisi lain, serat tidak kental, serat tidak larut, tidak menyerap air dan menambah volume.

Beberapa serat larut dan tidak larut juga dapat difermentasi oleh bakteri di usus besar Anda, menghasilkan senyawa yang disebut asam lemak rantai pendek yang memberi energi pada sel-sel lapisan usus Anda dan menjaganya tetap sehat dan kuat.

Antioksidan dalam ubi jalar juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan usus.

2. Memiliki Khasiat Melawan kanker

Ubi jalar menawarkan berbagai antioksidan, yang dapat membantu melindungi terhadap beberapa jenis kanker.

Antosianin sekelompok antioksidan yang ditemukan dalam ubi ungu telah terbukti memperlambat pertumbuhan jenis sel kanker tertentu dalam penelitian tabung reaksi, termasuk kanker kandung kemih, usus besar, lambung, dan payudara.

Ekstrak kulit ubi jalar juga ditemukan memiliki sifat antikanker dalam penelitian tabung reaksi dan hewan.

3. Mendukung Kesehatan Penglihatan

Ubi jalar sangat kaya akan beta karoten, antioksidan yang bertanggung jawab atas warna oranye cerah pada sayuran ini.

Faktanya, satu cangkir (200 g) ubi jalar oranye panggang dengan kulitnya menyediakan lebih dari dua kali lipat jumlah beta karoten yang dibutuhkan orang dewasa rata-rata per hari.

Beta karoten diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh Anda dan digunakan untuk membentuk reseptor pendeteksi cahaya di dalam mata Anda.

Kekurangan vitamin A yang parah merupakan masalah di negara berkembang dan dapat menyebabkan jenis kebutaan khusus yang dikenal sebagai xerophthalmia. 

Mengonsumsi makanan yang kaya beta karoten, seperti ubi jalar berdaging oranye, dapat membantu mencegah kondisi ini.

4. Dapat Meningkatkan Fungsi Otak

Mengonsumsi ubi ungu dapat meningkatkan fungsi otak. Sebuah penelitian pada hewan menemukan bahwa antosianin dalam ubi ungu dapat membantu melindungi otak dengan mengurangi peradangan dan mencegah kerusakan akibat radikal bebas.

Studi lain menemukan bahwa suplementasi dengan ekstrak ubi jalar yang kaya antosianin dapat mengurangi penanda peradangan dan meningkatkan memori kerja spasial pada tikus, kemungkinan karena sifat antioksidannya.

5. Dapat Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh Anda

Ubi jalar berdaging oranye adalah salah satu sumber alami beta karoten terkaya, yaitu senyawa nabati yang diubah menjadi vitamin A dalam tubuh Anda.

Vitamin A sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh yang sehat, dan kadar vitamin A dalam darah yang rendah telah dikaitkan dengan penurunan kekebalan tubuh.

Hal ini juga penting untuk menjaga kesehatan selaput lendir, terutama di lapisan usus Anda.

Usus adalah tempat tubuh Anda terpapar banyak patogen penyebab penyakit potensial. Oleh karena itu, usus yang sehat merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang sehat.

Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan vitamin A meningkatkan peradangan usus dan mengurangi kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk merespons ancaman potensial dengan tepat.

6. Sangat Bergizi

Ubi jalar merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral yang baik. Satu cangkir, atau 200 gram ubi jalar panggang dengan kulitnya menyediakan 

Kalori: 180; Karbohidrat: 41 g; Protein: 4 g; Lemak: 0,3 g; Serat: 6,6 g; Vitamin A: 213% dari Nilai Harian (AKH); Vitamin C: 44% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG); Mangan: 43% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG); Tembaga: 36% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG); Asam pantotenat: 35% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG); Vitamin B6: 34% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG); Kalium: 20% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG); Niasin: 19% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG).

Selain itu, ubi jalar terutama varietas oranye dan ungu kaya akan antioksidan yang melindungi tubuh Anda dari radikal bebas.

Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang dapat merusak DNA dan memicu peradangan.

Kerusakan akibat radikal bebas telah dikaitkan dengan penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, dan penuaan. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan kaya antioksidan baik untuk kesehatan Anda.***


Editor : Irma Nurfajri