Revitalisasi Taman Teuku Umar Bandung, Mini Soccer Bakal Ambil 45 Persen Area

Revitalisasi Taman Teuku Umar Bandung menghadirkan lapangan mini soccer rumput sintetis seluas hampir 45 persen kawasan dengan anggaran Rp3,1 miliar.

Revitalisasi Taman Teuku Umar Bandung, Mini Soccer Bakal Ambil 45 Persen Area
Lapangan mini soccer dengan rumput sintetis, bakal menempati hampir 45 persen kawasan Taman Teuku Umar setelah revit

INILAHKORAN.ID - Lapangan mini soccer dengan rumput sintetis bakal menjadi fasilitas terbesar dalam revitalisasi Taman Teuku Umar, Kota Bandung. Area olahraga itu, diperkirakan mengambil porsi hampir 45 persen dari keseluruhan kawasan taman.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung Luthfi Firdaus menyampaikan, lapangan sepak bola tetap dipertahankan dalam desain baru. Namun fasilitasnya akan ditingkatkan dari kondisi sebelumnya yang masih berupa lapangan tanah, menjadi lapangan mini soccer dengan rumput sintetis.

"Luas area mini soccer diperkirakan mencapai hampir 45 persen dari keseluruhan kawasan. Fasilitas itu, diharapkan bisa mengakomodasi kebutuhan sekolah sepak bola (SSB) yang berada di sekitar kawasan," kata Luthfi Firdaus, Jumat (6/11/2026).

Menurut dia, peningkatan fasilitas lapangan menjadi salah satu bagian penting dalam penyesuaian desain revitalisasi. Keberadaan mini soccer diharapkan memberikan ruang olahraga yang lebih layak, sekaligus mendukung kegiatan latihan dan pembinaan sepak bola bagi SSB di sekitar taman.

Dengan penggunaan rumput sintetis, masyarakat nantinya dapat menikmati fasilitas lapangan dengan kondisi yang lebih baik dibandingkan lapangan tanah sebelumnya. Lapangan juga tetap bisa dimanfaatkan sebagai ruang aktivitas olahraga masyarakat.

"Selain mini soccer, desain baru Taman Teuku Umar akan dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung. Di antaranya jogging track, sitting area atau area tempat duduk dan wahana permainan anak yang dapat dimanfaatkan pengunjung dari berbagai kelompok usia," ucapnya.

Pihaknya juga menerima sejumlah masukan dari warga terkait kebutuhan fasilitas olahraga. Aspirasi yang disampaikan, mencakup perbaikan dan penambahan alat kebugaran agar taman tidak hanya berfungsi sebagai ruang terbuka. Namun juga mendukung aktivitas olahraga masyarakat.

Luthfi menyampaikan, berbagai masukan warga akan menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan fasilitas taman. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap, dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran yang telah direncanakan.

"Dalam perubahan desain, area skatepark yang sebelumnya dirancang mengambil sekitar 30 persen kawasan akan dimodifikasi menjadi sitting area. Penyesuaian dilakukan dengan mengubah konsep area yang sebelumnya lebih banyak menggunakan elemen papan atau board menjadi ruang duduk bagi pengunjung," ujar dia.

Meski terdapat perubahan konsep dan komposisi fasilitas, pagu anggaran revitalisasi tetap dipertahankan sekitar Rp3,1 miliar. Penyesuaian pekerjaan dilakukan melalui mekanisme contract change order (CCO) dengan batas maksimal 10 persen sesuai ketentuan.

Pihaknya pun optimistis, hasil revitalisasi akan membuat kondisi Taman Teuku Umar jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Penambahan fasilitas olahraga, ruang duduk hingga wahana permainan anak diharapkan menjadikan taman lebih terawat dan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat.

"Pekerjaan revitalisasi, sebenarnya direncanakan mulai berjalan sejak pekan lalu. Tetapi pelaksanaannya diperkirakan baru mulai berlangsung antara Jumat hingga Senin," pungkasnya.


Editor : Ahmad Sayuti